Temu Usaha Ke-2, Peserta Peroleh Inspirasi Menjalin Kemitraan

Pelaku umkm mendapatkan penjelasan dan arahan oleh pihak manajemen di Carrefour, Ambarrukmo Plaza

DINKOP UKM SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman kembali melaksanakan kegiatan pengembangan sarana pemasaran Produk UMKM atau temu usaha. Kegiatan ini merupakan agenda temu usaha angkatan ke-2 yang difokuskan pada pemasaran produk UMKM di bidang makanan dan minuman se-Kecamatan Ngaglik.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sariharjo, Ngaglik selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 7 – 9 Mei 2018.

Pada dua hari pertama, peserta mendapatkan materi tentang bagaimana menciptakan inovasi supaya bisa bersaing di pasaran. Adapula materi sosialisasi PIRT dari Dinas Kesehatan Sleman, materi pengemasan produk yang menarik dan berdaya jual, serta paparan dari Intan Kripik yang merupakan pelaku usaha mikro yang sudah sukses bekerjasama dengan sejumlah toko modern dan pusat oleh-oleh.

Paparan lainnya diberikan oleh Kasi Ekobang Kecamatan Ngaglik, Sri Wuryani yang menekankan pada pentingnya melegalkan diri dengan cara mengurus ijin IUMK yang pada saat ini prosedurnya sudah dipermudah dan tanpa biaya.

Pelaku UMKM mendapatkan penjelasan dan arahan dari pihak manajemen di Carrefour, Ambarrukmo Plaza

Sementara Kasi Jaringan Usaha dan Kemitraan menakankan pentingnya menjalin kerjasama dalam mengembangkan usaha.

Di hari ke-3 kegiatan, para peserta diajak untuk mengikuti kegiatan orientasi lapangan lewat kunjungan ke sejumlah toko oleh-oleh, sentra Hamzah Batik Kaliurang dan toko modern Carrefour Ambarrukmo Plaza.

Pihak Hamzah Batik dan Carrefour menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka juga membuka kesempatan pada pelaku usaha UMKM untuk menjalin kerjasama.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan semisal aturan pokok produk makanan dan minuman yang harus sudah memiliki PIRT dan sertifikasi halal. Selain itu, kemasan produk juga harus sudah memenuhi standar minimal toko, tidak boleh melakukan plagiasi gambar atau logo produk orang lain serta diharuskan mencantumkan nomor HP dan alamat lengkap dalam kemasan.

Maka tak heran, para peserta kegiatan temu usaha ini pun langsung merasakan manfaatnya secara praktis. Antara lain meningkatnya rasa kepercayaan diri pelaku usaha mikro untuk bekerjasama dengan toko besar dan modern dan terbukanya wawasan mereka tentang bagaimana menjalin kemitraan dalam pengambangan usaha. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *