Aneka Jajanan Pasar dari Sleman Ludes Diserbu Pengunjung Festival Makanan Tradisional

Stand Kabupaten Sleman dalam ajang Festival dan Lomba Makanan Tradisional di JCM

DINKOP UKM SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, bersama Balai Pelestarian Nilai Budaya DIY menggelar Festival dan Lomba Makanan Tradisional di Jogja City Mall pada tanggal 26 – 28 September 2018.

Seremonial pembukaan dilaksanakan pada Rabu (26/9) malam oleh Direktur Pembinaan Kepercayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI Christisti Aryani dan dihadiri oleh Wakil Kepala Dinas Kebudayaan DIY Singgih Raharjo.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempertahankan kekayaan khasanah budaya bangsa, antara lain melalui makanan tradisional.

Dalam sambutannya Singgih Raharjo menyampaikan bahwa salah satu cara untuk mempertahankan nilai makanan tradisional yaitu dengan menganjurkan sajian rapat dinas, dengan memanfaatkan minimal satu produk tradisional, sehingga UKM yang memproduksi makanan tradisional pun mendapatkan manfaatnya.

Sementara itu Christiati Aryani bercerita tentang makanan tradisional yang memiliki nilai filosofi sarat makna, terutama makanan yang digunakan pada upacara tradisi. Semisal makna tentang hubunga manusia dengan sesamanya, maupun manusia dengan Tuhan.

Adapun saat ini makanan tradisional sudah menjadi gaya hidup dan menjadi makanan favorit warga di perkotaan.

Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi UMKM yang ada di DIY. Lantaran Jogja sudah dikenal luas sebagai pusat kuliner.

Pada festival ini, Kabupaten Sleman mengirimkan wakilnya dengan menyediakan aneka jajanan pasar tradisional dan produk kopi merapi yang dikemas dengan sajian ala angkringan.

Beberapa produk yang dipamerkan antara lain salak, snack dan aneka jajanan pasar semisal cenil, sagon, gathot, tiwul, klepon. Produk-produk ini cukup diminati pengunjung, baik muda maupun tua.
Bahkan makanan sajian untuk icip-icip tamu langsung luder diserbu tak lama setelah disajikan.

sebagai puncak acara akan diadakan Lomba Makanan Tradisional pada tgl 28 september 2018, dan Kabupaten Sleman mengangkat menu lereng merapi dengan menu utama nasi pondoh. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *