KEGIATAN: Pelatihan Kewirausahaan Pelaku UKM di Desa Tirtomartani

SLEMAN – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan di Balai Desa Tirtomartani, Kamis (11/4/2019). Ada 20 orang peserta yang mengikuti kegiatan yang dikhususkan bagi pelaku UKM di wilayah Desa Tirtomartani tersebut.

Adapun, acara pembukaan pelatihan dihadiri oleh Kasie Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, Kasi. Ekobang Kecamatan Kalasan, Kepala Desa Tirtomartani dan seluruh calon peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tirtomartani Danang Kristiawan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha untuk mengelola usahanya agar bisa berkembang.

Danang berharap semua peserta mengikuti pelatihan selama 3 hari berturut-turut karena untuk meraih kesuksesan diperlukan ilmu.

Setelahnya, para alumnus pelatihan diharapkan dapat mengembangkan usaha di wilayahnya masing-masing.

Senada Kasie Ekobang Kecamatan Kalasan Joko Susilo berharap dengan adanya pelatihan kewirausahaan ini dapat mencetak, meningkatkan, dan mengembangkan usaha para pelaku usaha di wilayah Kalasan pada umumnya, dan Tirtomartani pada khususnya.

Selain itu, harus ada komitmen kuat di antara 3 komponen yaitu hati, pikiran dan tindakan. Ketiganya harus berjalan, jika ingin mengembangkan, melakukan usaha.

Tanpa ketiganya, tidak akan tercipta seorang pengusaha sukses, pengembangan usaha dan kemajuan usaha.

Sedangkan secara teknis, ilmu-ilmu yang diperlukan dalam mengelola usaha akan disampaikan oleh narasumber.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Kasie Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM Sleman Sri Wahyuni Budiningsih.

Dalam sambutannya, Yuyun berharap pertemuan selama 3 hari dari tanggal 11 – 13 April 2019 benar-benar bisa membantu para pelaku usaha untuk mengelola usaha secara professional. Karena usaha tidak hanya berhenti ketika kita bisa membuat produk.

Usaha bisa survive, berkembang, memenangkan pasar jika punya: ilmu keuangan, ilmu pengembangan usaha, ilmu strategi pemasaran, tercukupinya legalitas usaha, dan senantiasa ulet dan mengikuti kebutuhan pasar.

Sementara itu, ada yang menarik pada pelatihan hari kedua, Jumat (12/4/2019. Para peserta kali ini didampingi tim dosen Universitas Islam Indonesia untuk mempraktikkan secara langsung aplikasi akuntansi di handphone android.
Aplikasi yang digunakan adalah Akuntansi UKM. Aplikasi ini bisa diunduh dari play store, dengan ciri simbol daun berwarna biru.

Setelah mencoba dengan menggunakan soal yang ada, rata-rata peserta senang karena mampu menggunakan aplikasi Akuntansi, mulai dari memasukkan saldo awal, transaksi keuangan, hingga membaca laporan.

Memang, aplikasi Akuntansi UKM ini, didesain untuk memudahkan para pelaku usaha untuk membuat pembukuan dan laporan bagi usahanya.

Pada hari penutupan pelatihan, Sabtu (13/4/2019) hadir Staff Seksi Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM Sleman, Kepala Desa dan Kasie Kesejahteraan Desa Tirtomartani.

Dari pihak pemerintah desa, melalui Kasie Kesejahteraan Desa, Saptati Andarini memberikan kabar baik bahwa pemerintah desa memfasilitasi 20 orang pelaku usaha di bidang makanan untuk membuat P-IRT.

Pada kesempatan ini pula, diserahkan berkas lengkap pembuatan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dari para peserta kepada Saptati untuk diserahkan ke Kecamatan Kalasan.

Acara diakhir dengan pembagian sertifikat pelatihan dan sertifikat peserta terbaik.

Peserta terbaik pada angkatan XI ini adalah Nugroho WIjayanto yang merupakan seorang distributor plastik string.

Sebagai peserta terbaik, Nugroho didapuk menjadi ketua alumni Pelatihan Kewirausahaan Desa Tirtomartani tahun 2019. Tugas utama ketua adalah menghidupkan kelompok dan mengawal proses pembuatan IUMK.

Bravo UMKM Sembada!

===

Galeri Kegiatan

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *