UMKM Harus Ciptakan Produk Unik dan Memiliki Selling Point

KUMKM Expo dalam Rangka Peringatan Hari Koperasi DIY ke-72 di Jogja City Mall

DINKOP UKM SLEMAN – Mau tidak mau, dunia kini tengah menuju ke Revolusi Industri 4.0. Era di mana semua terkoneksi lewat jaringan virtual dan era di mana kecerdasan buatan akan menjadi semakin mendominasi.

Dalam kondisi demikian, diperlukan upgrading skill dan kemampuan adaptif supaya tidak tertinggal atau menjadi korban dari era digital ini.

Itulah salah satu yang menjadi bahasan dalam Talkshow yang berjudul ‘Tantangan dan Peluang Pengembangan Usaha di Era Revolusi Industri 4.0’ yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman dalam rangkaian acara Peringatan Hari Koperasi DIY ke-72 di Jogja City Mall, pada Jumat (26/7/2019).

Hadir sebagai salah satu narasumber yakni Yoyok Rubiantoro, Chairman PT Yoshugi Media Grup.

Yoyok Rubiantoro, Chairman PT Yoshugi Media Grup

Dalam paparannya, ia menyebutkan bahwa pelaku UMKM harus mampu menciptakan produk-produk yang unik dan memiliki selling point.

Produk-produk tersebut, sudah seharusnya bisa dipasarkan lewat strategi digital marketing.

Bisa dengan memasarkan lewat marketplace-marketplace besar, atau pun dengan melalui toko online yang dikelola sendiri.

Cara demikian merupakan pintu gerbang menuju pasar yang lebih luas dan tak terbatas.

Tidak hanya dalam skala nasional, namun bisa juga menembus pasar internasional.

Namun sayangnya, diakui atau tidak, tak sedikit pelaku UMKM yang sejauh ini masih fokus pada proses produksi saja, tanpa memikirkan proses pemasaran. Kalau pun dipasarkan, masih terbatas pada strategi pemasaran offline.

Ini terjadi karena berbagai hal yang salah satu di antaranya adalah keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam bidang IT.

“Sehingga diperlukan kolaborasi yang efektif antara pelaku UMKM, pemerintah dan kalangan digital marketers. Di mana masing-masing pihak bisa saling menopang dan saling mendukung satu sama lainnya,” paparnya.

Di luar itu semua, Indonesia memiliki peluang dan potensi yang besar untuk bisa menembus pasar-pasar global. Lantaran memiliki produk-produk yang berkualitas dan banyak diminati pasar.

Hanya saja, perlu diperhatikan lagi strategi pemasarannya.

Kini pemasaran digital bukan lagi sebuah pilihan namun sudah menjadi keharusan. Jika tidak, maka hanya akan berakhir menjadi korban dari perkembangan zaman. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *