Pengelola Kampung Flory Gelar Rapat Pembentukan Koperasi

SLEMAN – Sebanyak 30 orang yang termasuk dalam Pengelola Kampung Flory malaksanakan rapat pembentukan koperasi pada Kamis (12/9) di Kampung Flory, Plaosan Jugang, Tridadi, Sleman. Hal ini memang didasarkan atas kehendak mereka yang ingin pengelolaan kampung edukatif ini dengan menggunakan konsep koperasi.

Dalam acara tersebut, hadir pula Dinas Koperasi dan UKM Sleman yang diwakili oleh Kasi Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Sleman Sukarjo.

Selain itu hadir pula perwakilan dari Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian Kabupaten Sleman dan juga dari Bank BI Yogyakarta. Harapannya ke depan dapat bersinergi untuk dapat mendampingi Kampung Flory dengan unit usaha yang ditopang koperasi sebagai penyangga ekonomi nantinya akan tercapai kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya anggota.

Dalam paparannya, Sukarjo menjelaskan bahwa koperasi memang memiliki potensi untuk mendorong pengembangan pariwisata. Lantaran tidak hanya menciptakan nilai tambah, tapi koperasi juga menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan anggotanya.

“Jadi kaki koperasi itu ada dua, ada di segi ekonomi dan sosial,”tambahnya.

Namun demikian koperasi dituntut untuk bisa berinovasi dalam menjalankan kegiatan usahanya baik dari segi kelembagaan, maupun organisasi, serta harus mampu melihat peluang pasar agar tetap berkelanjutan.

Kampung Flory dengan konsep pengelolaan koperasi diharapkan mampu untuk untuk semakin bisa mensejahterakan anggotanya dengan mengusung prinsip-prinsip koperasi.

Pengelola dan Pendiri Kampung Flory merasa bahwa koperasi sebagai wadah yang paling tepat untuk mengakomodir aneka usaha yang ada di Kampung Flory.

Adapun Kampung Flory dengan luas 4 hektar memiliki 3 unit kawasan usaha yaitu Taruna Tani Flory, Dewi Flory dan Bali Ndeso Group. Pengelolaan yang menarik dengan aneka wahana yang dikonsep untuk pendidikan menjadi daya tarik tersendiri.

Di tempat ini pengunjung dapat mencoba 14 area edukasi antara lain outbond berkarakter, taruna tani, taman bermain anak konsep tradisional, taman anggrek, kopi keceh, kuliner bali ndeso, bumi perkemahan, terapi ikan dan masih banyak lagi wahana yang ada di dalamnya. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *