Inspirasi dari 3 Pengusaha Sukses : Banjir Rejeki di Era Digital

Talkshow di Event Festival UMKM Sembada 2019

Talkshow “BANJIR REJEKI DI ERA GLOBAL”

MODERATOR: BAYU

NARASUMBER :

  • ISTOFANI API DIANY (FOUNDER DAN CEO FITINLINE.COM)
  • SURGANA: (OWNER TAS KERTAS.NET)
  • ANDROMEDA SINDORO (OWNER SUNDAE ESKRIM)

Pada talkshow kali ini mengangkat tema Banjir Rejeki di Era Digital. Talk Show ini menghadirkan tiga narasumber. Peserta talkshow sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa.

Fitiline.com adalah usaha yang bergerak di bidang fashion. Adalah Istofany Api Diany owner dari FItiline.com yang memulai bisnisnya dari tahun 2012. Istofani memiliki ide bisnis yang cukup unik dan sangat selaras dengan perkembangan era digital saat ini. Yang dulunya menjahit pakaian seorang customer harus datang ke rumah penjahitnya, sekarang sudah tidak lagi.

Istofany Api Diany owner dari FItiline.com

Istofani membuat suatu platform untuk usaha online nya. Ia membuka usaha jahit baju dengan sistem onlie. Ia membuat tutorial atau langkah-langkah dalam mengukur bagian tubuh untuk ukuran baju. Sehingga usahanya ini bisa dijangkau untuk seluruh wilayah karena pesanan bisa dilakukan secara online tanpa harus mendatangi rumah produksinya.

Istofany merupakan ketua women will Jogja yang merupakan cabang usaha sosial preneur dari Google. Di mana hal tersebut merupakan wadah usaha bagi para kaum wanita guna mengembangkan kemandirian wanita.

Para peserta Talkshow

Sementara itu, Surgana merupakan owner dari taskertas.net yang memperoduksi dan menjual paperbag. Ia mengawali usahanya di tahun 2010. Awalnya ia memulai usaha dengan optimasi website dan bekerjasama dengan percetakan. Segmen pasar yang ia sasar adalah segmen menengah keatas. Ia mengutamakan kualitas pada produknya. Meskipusn harganya tergolong mahal, dan biasanya hanya mendapat tiga sampai empat konsumen, omset yang didapatkan mencapai ratusan juta. Hal ini karena satu konsumen langsung memesan 20.000 hingga 50.000 paperbag.

Narasumber ketiga yakni owner dari Eskrim Sundae. Yakni Andromeda Sindoro yang memulai bisnisya untuk memberikan sosial impact bagi masyarakat sekita.

Ia memulai bisnis eskrim dengan mengambil bahan baku dari peternak susu yang sudah terstandarisasi. Hasil olahan eskrimnya, didistribusikan ke Hotel, Restoran dan Catering. Dalam usahanya menggunakan metode B to B atau Business to Business. Dalam menjalankan suatu usaha harus menetapkan target pasar adalah hal terpenting baginya. Selain itu, dia terbuka dengan masyrakat yang menginginkan pelatihan atau konsultasi terkait bisnis eskrim yang ia jalankan. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *