Pendampingan Kelompok Berhasil Petakan Berbagai Hambatan Usaha UMKM di Gamping


SLEMAN – Dinas Koperasi UKM kabupaten Sleman menyelenggarakan pendampingan bagi pelaku UMKM di kecamatan Gamping pada hari Sabtu, 26 Oktober 2019. Bertempat di salah satu rumah pelaku UMKM, Waryati, Baturan Trihanggo kecamatan Gamping, kegiatan pendampingan ini diikuti oleh sepuluh pelaku UMKM.

Program pendampingan ini merupakan lanjutan dari program Inkubator Kewirausahaan Dinas Koperasi UKM kabupaten Sleman yang diikuti oleh 40 peserta.

Setelah mengikuti penguatan kelas dan kunjungan study tiru ke Bandung dan kota Malang, peserta diberikan pendampingan selama dua bulan.

Skema pendampingan yang dilakukan oleh tim pendamping yang dipercaya Dinas Koperasi UKM kabupaten Sleman adalah dengan dua model.

Yang pertama adalah pendampingan sistem clusturing dimana usaha yang mirip-mirip dijadikan satu cluster dan dilakukan pendampingan kelompok. Skema yang kedua adalah pendampingan yang dilakukan secara individu langsung kepada pelaku UMKM.

Pedampingan yang berlangsung di kediaman Waryati adalah pendampingan secara kelompok ke dua untuk cluster pertama.

Pada pendampingan kali ini, tim pendamping berfokus kepada permasalah yang masih dihadapi oleh para peserta. Permasalahan yang rata-rata dialami oleh peserta adalah kesulitan untuk membagi waktu antara mengelola usaha dan kegiatan bermasyarakat sehingga banyak pesanan yang terkadang menjadi terlambat selesai.

Guna mengantisipasi hal tersebut, tim pendamping memberikan masukan tentang sekala perioritas. Peserta dapat mengukur sebenarnya mana kegiatan yang menjadi perioritas pertama dan perioritas berikutnya. Harapannya para peserta dapat mengukur sebenarnya bisnis yang mereka jalankan harusnya tidak bisa disambi-sambi sehingga menjadi lebih fokus.

Selain itu, tim pendamping juga memberikan edukasi tentang bagaimana cara menghitung berapa ongkos atau biaya tenaga kerja yang harus dibayarkan jika pelaku usaha ke depan mempunyai tenaga. Hal ini dimaksudkan agar peserta pendampingan dapat mengajak warga sekitar untuk membantu di proses produksi sehingga pesanan yang masuk dapat diselesaikan tepat waktu.

Pada pemdapingan kali ini, selain tim pendamping yang terdiri dari lima orang, konsultan PLUT KUMKM Kabupaten Sleman juga ikut dilibatkan. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan personel konsultan dari PLUT-KUMKM kabupaten Sleman kepada para pelaku usaha di kecamatan Gamping dan juga agar para konsultan PLUT dapat mempelajari langsung pola pendampingan kelompok dilapangan.

“Terimakasih kepada para pendamping, dari pendampingan sebelumnya, saat ini saya sudah rutin melakukan pencatatan usaha sehingga tahu berapa sebenarnya omset dan keuntungan usaha saya. Dan pada pendampingan kali ini saya jadi tambah semangat untuk mencari tenaga kerja yang dapat membantu saya. Ya karena memang pesanan jahitan saya sering terlambat selesainya, bahkan banyak pelanggan yang kabur. Sudah saatnya saya bisa fokus di bisnis dan mempunyai tenaga penjahit sendiri.” Curhatan dari tuan rumah, Waryati.

Sesi pendampingan kelompok cluster pertama ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menyajikan laporan keuangan pada kelas evaluasi dan perencanaan strategi yang rencana diselenggarakan pada bulan November 2019. (*)

Dokumentasi Kegiatan :

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *