Peserta Inkubator Kewirausahaan Peroleh Ilmu dari Suksesor Muda Kuliner ‘Sweet Sundae’ Ice Cream

SLEMAN – UMKM Kecamatan Gamping Sektor Kuliner kembali mendapat Materi dalam Inkubator Kewirausahaan Kelas Evaluasi dan Perumusan Target yang Diselenggarakan oleh Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Sleman pada tanggal 5,6 & 7 Desember 2019.

Kegiatan ini adalah Kegiatan akhir dari Rangkaian Pelaksanaan Inkubator Kewirausahaan di mana pada program dan kegiatan ini, peserta mendapatkan :

  1. Materi In class & Business Check-Up pada Agustus 2019,
  2. Studi Orientasi ke UMKM Naik Kelas Kota Bandung (Amanda Brownies),
  3. Pendampingan Individu dan Cluster Class, serta
  4. In Class Evaluasi & Perumusan Target dengan menyandingkan plan mingguan dengan hasil program inkubasi selama 3 bulan

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM Kabupaten Sleman Drs. Pustopo.

Pada pengarahanya beliau berpesan kepada para UMKM peserta Inkubator Kewirausahaan bahwa pelaku usaha setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan agar bisa selalu membuat Inovasi produk, terutama dalam bisnis kuliner UMKM dituntut harus selalu berkreasi dan berkolaborasi dengan banyak pihak yang dapat meningkatkan perkembangan bisnisnya.

Adapun kegiatan ini terbagi menjadi 3 hari dan dalam setiap sesinya peserta harus menunjukan produk usahanya untuk pembahasan serta dilakukan evaluasi oleh para Narasumber yang pada beberapa bulan memberikan masukan dan ‘Pekerjaan Rumah’ untuk percepatan pengembangan usaha para peserta Inkubator Kewirausahaan tersebut.

Pada hari Pertama Narasumber yang memberikan materi & Evaluasi tentang Self Building dan Achievement Motivation Training adalah Kiki F Wijaya dari ‘Mata Hati’.

Selanjutnya adalah Business Coaching oleh Pengusaha muda dalam dunia Bisnis Kuliner yang produknya sudah dipasarkan di tingkat Nasional maupun dieksport ke beberapa Negara lain yaitu Sdr. Andromeda Sindoro (Owner dari Sweet Sundae Ice Cream).

Dalam presentasinya beliau menyampaikan bahwa Tuhan itu Maha Adil, kaya atau miskin kita sekarang tidak ada pengaruhnya terhadap kesuksesan kita di depan.

Karena, kesuksesan tergantung dari seberaoa besar kita mau berusaha dan berjuang. Setiap orang memiliki kelebihan & kekurang, maka fakuslah pada kekebihan yang dimiliki dan jadikan kekurangan kita sebagai cambuk menjadi lebih baik lagi.

Kemauan untuk memulai usaha menjadi penentu atau langkah awal menuju keberhasilan.

Selain itu beliau menyampaikan, bahwa kita harus punya figur yg bisa menjadi panutan. Sosok pengusaha muda yang menjadi inspirasi bagi beliau diantaranya adalah Firmansyah Budi Prasetyo (Telo krezzz), Hendy Seiyono (Kebab Turki Baba Rafi). Dalam menjalankan bisnisnya beliau berkolaborasi dengan peternak lokal (kaliurang dan cangkringan ) sebagai supplyer susu murni yang merupakan bahan baku dari pembuatan Ice Cream karena beliau meyakini bahwa potensi lokal yang dimiliki tidak kalah dengan potensi dari luar / impor.

Pada hari kedua materi pertama dibersamai dengan Roy Martfianto yang merupakan praktisi keuangan dan juga Dosen pada Prodi Akuntansi Keuangan di sebuah Perguruan Tinggi. Kemudian pada sesi kedua dilanjutkan oleh Konsultan PLUT-DIY Imam Syafii.

Pada hari terakhir peserta dibersamai oleh Tim dari Google Gapura Digital Yogyakarta yang membantu peserta Inkubator untuk dapat mengakses digital marketing serta Andy Rakhmat Santoso yang membawa materi & evaluasi efektifitas Media Sosial untuk berbisnis.

Pada akhirnya harapan dari Kegiatan ini adalah membawa posisi yang lebih ideal bagi pelaku UMKM di Sektor kuliner ini dengan Kreasi, Inovasi & Citarasa yang dapat bersaing tidak hanya untuk konsumen di tingkat kabupaten/provinsi tetapi dapat meraih pasar yang lebih luas lagi yaitu nasional bahkan global. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *