Sleman Serahkan Sertifikat Penilaian Koperasi

SLEMAN – Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi merupakan lembaga koperasi yang melakukan kegiatan usaha penghimpunan dan penyaluran dana dari dan untuk anggota, calon anggota, koperasi lain, dan atau anggotanya.

Kegiatan koperasi ini tentu saja harus dikelola secara profesional sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan memperhatikan kesehatan usaha simpan pinjam. Sehingga dengan demikian dapat meningkatkan kepercayaan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggota dan masyarakat sekitarnya.

Dalam rangka mewujudkan KSP/USP Koperasi yang sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan kesehatan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman pada tahun 2019 telah melakukan penilaian Kesehatan KSP/USP Koperasi.

Penilaian kesehatan koperasi dilakukan terhadap 145 Koperasi, yang terdiri atas 111 koperasi konvensional dan 34 koperasi syariah.

Penyerahan Sertifikat Penilaian Kesehatan koperasi dilaksanakan dalam acara workshop penilaian kesehatan usaha simpan pinjam. Sertifikat diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Drs. Pustopo pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2019 di Prima SR Hotel Jl. Magelang, Sleman.

Penilaian kesehatan ini bersifat pembinaan kepada KSP/USP Koperasi konvensional maupun syariah, sehingga diharapkan hasil penilaian KSP/USP Koperasi tersebut bisa digunakan untuk bahan evaluasi demi meningkatkan kinerja koperasi dan juga sebagai akuntabilitas pengurus dalam mengelola koperasi.

Bagi KSP/USP Koperasi yang kinerjanya belum maksimal akan dilakukan pendampingan dalam bentuk bimbingan teknis penilaian kesehatan KSP/USP Koperasi dengan harapan setelah dilakukan bimbingan kinerja koperasi dengan harapan supaya ada peningkatan kinerja.

Adapun workshop penilaian kesehatan usaha simpan pinjam ini menghadirkan narasumber Teguh Budiyanta dengan bahasan materi meliputi 7 aspek, yaitu 1. Aspek permodalan; 2. Aspek Kualitas Aktiva Produktif; 3. Aspek Manajemen; 4. Aspek Efisiensi; 5. Aspek Likuiditas; 6. Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan; 7. Jati Diri Koperasi; dan khusus untuk koperasi syariah ada tambahan aspek Kepatuhan Prinsip Syariah.

Peserta workshop ini adalah para pengurus dan pengelola koperasi sebanyak 145 peserta.

Hasil penilaian kesehatan koperasi adalah sebagai berikut :

1. Sehat : 24 Koperasi
2. Cukup Sehat : 114 Koperasi
3. Dalam Pengawasan : 7 Koperasi
4. Dalam Pengawasan Khusus : 0 Koperasi

Jumlah : 145 Koperasi

Dokumentasi Kegiatan :

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *