Konsultasi PLUT : Koperasi Tangguh di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

SLEMAN – Situasi pandemi covid 19 berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan, serta kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan strategi dan upaya yang komprehensif dalam percepatan penanganan COVID-19.

Penanggulangan pandemi covid 19 ini membutuhkan peran serta dari semua pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah daerah, pihak swasta dan seluruh elemen masyarakat di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Faktanya, dunia usaha dan masyarakat pekerja memiliki kontribusi besar dalam memutus mata rantai penularan karena besarnya jumlah populasi pekerja dan besarnya mobilitas serta interaksi penduduk umumnya disebabkan aktivitas bekerja.

Tempat kerja sebagai titik pertemuan interaksi dan berkumpulnya orang merupakan faktor risiko yang perlu diantisipasi penularannya. Namun demikian dunia kerja tidak mungkin selamanya dilakukan pembatasan, roda perekonomian harus tetap berjalan, untuk itu perlu dilakukan upaya mitigasi dan kesiapan tempat kerja seoptimal mungkin sehingga dapat beradaptasi melalui perubahan pola hidup pada situasi COVID-19.

Koperasi memiliki peran sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat sehingga di era adaptasi baru memerlukan strategi dan upaya pelayanan yang bisa memenuhi standar kesehatan dan juga tidak mengurangi pelayanan kepada para anggota koperasi.

Kondisi saat ini menjadi peluang bagi koperasi untuk mengembangkan strategi pelayanan kepada anggota melalui sarana teknologi informasi.

Untuk mengetahui lebih jauh, ikuti obrolan asyik dengan J. Rahmat Sudrajat, S.Pt konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu , Wulan Anggraeny S, S.Si Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan Kementrian Koperasi, UMKM dan Agus Prasetya Ketua KOPMA UNY dalam program “Warung Sebelah “ hari Rabu tanggal 22 Juli 2020 pukul 10.00 di Radio Trijaya FM

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *