UKM Sleman Miliki Peluang Merambah Pasar Ekspor

SLEMAN – Produk-produk UMKM Sleman sebenarnya memiliki potensi untuk merambah pasar ekspor. Hanya saja belum banyak yang menguasai pengetahuan tentang peluang tersebut. Hal itu diungkapkan Wakil Kadin DIY, Wawan Hermawan dalam acara Bincang Bisnis Festival UMKM Sembada 3 pada Sabtu (5/12/2020) di Jogja City Mall.

“Banyak UMKM yang belum berani ekspor, padahal potensinya ada,” katanya.

Wawan cukup yakin bahwa para pelaku UMKM Sleman bisa menembus pasar luar negeri dengan pendampingan – pendampingan dan upgrade pengetahuan.

Termasuk di antaranya pada tahap awal dengan mengikuti pameran-pameran di pasar lokal. Lantaran bagaimana pun, para pelaku usaha bisa memaksimalkan pasar lokal terlebih dahulu. Kemudian baru merambah pasar luar negeri sebagai bentuk pengembangan usahanya.

“Sleman itu sudah jadi salah satu yang potensi ekspornya sudah sangat besar, dan support dari pemerintahan daerahnya juga sudah bagus,” tambahnya.

Jadi, tambahnya, pelaku usaha sebaiknya belajar terlebih dahulu di pasar lokal untuk mempelajari kompetisinya dengan produk lain di Indonesia. Lantaran hal ini pula yang nantinya akan menjadi prasyarat produk-produk yang bisa menembus pasar ekspor. Selain masalah kualitas, kapasitas produksi serta kesiapan finansial.

Senada, Direktur PT Hebat Indonesia Semesta, Aesta Fajar juga meyakini bahwa para pelaku UMKM di Sleman nantinya bisa menembus pasar global.

Fajar sendiri merupakan entrepeneur yang sejak lima tahun terakhir usahanya sudah bergerak di bidang ekspor. Ia belajar dari program inkubasi usaha yang dilakukan Kadin hingga akhirnya bisa mandiri dan kini sudah bergerak dalam perdagangan ekspor.

“Saya membayangkan China itu support UKM melalui Alie Express untuk pemasaran produk ke seluruh dunia. Nah Indonesia juga suatu saat nanti bisa seperti itu,” tandasnya. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *