Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Manajemen Produksi yang Baik

Good Manufacturing Practice atau GMP (CPB) adalah sebuah konsep manajemen yang berbentuk prosedur dan cara kerja untuk menghasilkan produk. Seluruh produk yang dihasilkan ini wajib memenuhi standar yang ada dengan tingkat perbedaan yang rendah.

Praktik GMP sendiri bisa diterapkan di berbagai bidang industri, termasuk manufaktur. Sayangnya, di industri manufaktur tidak mudah untuk menerapkan GMP karena adanya berbagai faktor dan indikator yang harus diperhatikan agar konsep ini bisa berjalan dengan optimal.

Sedangkan, tujuan dan manfaatnya bagi produsen meliputi :

1. Melindungi pangsa pasar

Seperti yang diketahui, marketing terbaik dalam dunia bisnis adalah testimoni pelanggan yang telah mencoba produk tersebut. CPMB membantu perusahaan untuk meninggalkan kesan baik bagi konsumen, sehingga pangsa pasar akan terlindungi. Sebab jika ada konsumen yang kecewa dan menginformasikan ke pasar, maka tentu hal ini akan merusak pangsa pasar.

2. Membangun dan memelihara kepercayaan pelanggan

Konsumen yang merasakan manfaat dari makanan dan minuman yang telah diproduksi, tentu akan membuat kepercayaan konsumen meningkat dan tidak ragu untuk terus mengkonsumsi hasil produksi perusahaan tersebut.

3. Mencapai tujuan perusahaan

Apapun tujuan perusahaan yang telah disusun, tentu salah satunya untuk meningkatkan pendapatan dan laba. Jika perusahaan telah mendapatkan kepercayaan dari konsumen, bukan tidak mungkin tujuan perusahaan akan mudah tercapai.

4. Mengurangi biaya beban operasional

Dengan adanya prosedur yang mengatur produksi makanan dan minuman, dapat membantu perusahaan mengurangi biaya beban yang tidak diperlukan. Perusahaan dapat meminimalisir biaya-biaya yang tidak ada dalam CPMB.

5. Menjadi pendukung penerapan CPMB yang baik

Perusahaan yang berpacu pada CPMB, secara tidak langsung menjadi pendukung jalannya CPMB. Hal tersebut dapat menjadi contoh bagi pengusaha lain untuk menerapkan CPMB dalam proses produksinya.

Tujuan dan manfaat bagi konsumen, meliputi :

1. Keselamatan konsumen

Peraturan yang disusun tentu telah mendapat persetujuan dari pihak-pihak yang terkait. Oleh karena itu, keselamatan konsumen akan terjamin ketika mengkonsumsi makanan atau minuman tersebut.

2. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan mengenai produk

Konsumen tentu berhak mengetahui secara rinci mengenai produk yang dikonsumsi. Dengan mengikuti CPMB, maka konsumen akan dengan mudah mencari tahu informasi apapun. Misalkan komposisi makanan, tanggal produksi, tanggal kadaluarsa, dan info lainnya.

Hal tersebut di atas telah menjadi bahasan dalam program “Warung Sebelah” yang ditayangkan di Trijaya FM pada Kamis 15 April 2021 bersama Konsultan PLUT Masreza Parahadi. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *