Melihat Peluang Budidaya Tanaman Anggrek

Bisnis tanaman hias memang tidak ada matinya, khususnya untuk tanaman bunga anggrek. Benar-benar tak lekang oleh waktu. Sudah mulai dikembangkan sejak ratusan tahun lalu, nyatanya hingga kini anggrek masih menjadi salah satu primadona dikalangan pecinta tanaman hias. Pesonanya tidak pernah redup dan bahkan menjadi lambang kemewahan suatu kalangan. Bertahun-tahun terus dikembangkan untuk menghasilkan varietas-varietas baru yang terus mengikuti tren permintaan pasar.

Indonesia adalah pemilik asli sekira seperlima plasma nutfah anggrek yang ada di dunia. Dari sekitar 25.000 jenis anggrek asli yang hidup di hutan di seluruh dunia terdapat lebih dari 5000 spesies ditemukan di Indonesia. Untuk itu peluang sangat terbuka lebar untuk kita terus berinovasi mengembangkannya.

1. Kekuatan

Indonesia memiliki kekayaan plasma nutfah tak terkira untuk terus dikelola dan dikembangkan. Menciptakan produk hibrida baru atau mengembangkan spesies yang ada untuk mendapat varietas yang lebih baik adalah peluang yang tidak ada batasnya. Saat ini telah terdapat ribuan anggrek hasil karya anak bangsa dan banyak diantaranya yang memiliki nilai jual tinggi.

Selain itu kita juga memiliki SDM yang lengkap, ada breeder, nursery, peneliti akademisi dan konsumen. Ada network luas dan dapat terus dikembangkan, ada generasi muda yang enerjik dan kreatif.

2. Kesempatan

Dengan adanya kekuatan diatas maka kesempatan untuk terus membudidayakan anggrek di Indonesia masih sangatlah terbuka lebar. Terdapat berbagai pilihan segmen untuk memasuki bisnis anggrek di Indonesia. Salah satunya di peran awal sebagai petani yang bahkan juga masih diambil beberapa segmen lebih kecil lagi diantaranya sebagai breeder yang menghasilkan bibit-bibit baru, sebagai petani pembesaran bibit dan petani pembungaan. Dan dengan adanya jaringan yang sudah sangat luas, dengan berbagai organisasi dan komunitas yang ada peluang sangatlah terbuka lebar.

3. Peluang Pasar

Dengan bukti bahwa anggrek terus berkembang dari jaman ke jaman maka dapat disimpulkan bahwa anggrek sudah memiliki pangsa pasar tersendiri yang sangat luas. Permintaan pasar dalam negeri bahkan hingga kini masih belum dapat tercukupi. Permintaan pasar sangat tinggi dan bahkan peluang ini dilihat dan diambil oleh importir.

Ribuan anggrek masuk ke Indoensia dari berbagai negara setiap harinya. Disisi lain produk Indonesia juga sangat diminati bukan hanya oleh pasar lokal tetapi juga pasar luar negeri. Thailand, Singapura dan Australia adalah beberapa contoh negara yang banyak menyerap produk kita. Sudah tentu ini menjadi tantangan kita untuk memenuhi pasar dalam negeri dan juga permintaan pasar luar negeri.

Saat ini salah satu inovasi yang sedang saya kembangkan adalah dengan membentuk kelompok tani anggrek. Memanfaatkan SDM sekitar tempat tinggal untuk dapat turut serta menanam/bertani dan pada akhirnya memetik keuntungan tak terkira dari bertani anggrek. Selain itu kelompok tani kami juga menawarkan investor atau pemodal untuk bekerja sama dengan kami, kami terbuka untuk siapapun bergabung dengan bisnis budidaya anggrek kami. Untuk yang berminat bergabung dengan bisnis kami dapat menghubungi di WA 082243977775.

Ikuti pula pembahasannya melalui program Warung Sebelah yang disiarkan melalui TRIJAYA FM pada Kamis, 19 Agustus 2021 mulai pukul 10.00 WIB.

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *