Konsultasi PLUT : Cara Sederhana Mengolah Hasil Panen

Teknologi pasca panen yang sederhana seperti pengeringan dengan sinar matahari dapat mengurangi tingkat kerusakan yang sekaligus menaikkan nilai tambah (value added) dari komoditi tersebut. Bahan pertanian segar lainnya seperti jamur, asparagus, dan beberapa sayuran lainnya juga daya simpannya bisa bertambah jika dikeringkan. Padahal, jika dalam kondisi basah, maka komoditi tersebut hanya akan bertahan dalam hitungan hari.

Berdasarkan hal tersebut di atas maka teknologi pangan sangat bermanfaat dalam industri pangan yang terus berkembang. Beberapa manfaat teknologi pangan adalah:

  1. Memperpanjang waktu serta jumlah tersedianya bahan pangan.
  2. Mempermudah penyimpanan serta distribusinya.
  3. Menaikkan nilai tambah ekonomis yang berupa profit (keuntungan) maupun nilai tambah sosial berupa ketersediaan lowongan kerja yang lebih banyak.
  4. Memperoleh produk hasil pertanian yang lebih menarik, misalnya: kenampakan, cita rasa, dan sifat-sifat fisik lainnya.
  5. Tersedianya bahan limbah hasil pertanian yang mungkin masih dapat digunakan untuk memproduksi bahan lain seperti ampas tebu sebagai bahan pembuatan kertas, hardboard; kulit pisang dan jeruk yang dapat dipakai sebagai sumber pektin, dan lain-lain.
  6. Mendorong bertambahnya industri-industri nonpertanian yang menunjang industry pertanian seperti industri kimia, gelas, bahan pengepak, dan lain-lain.

Bagaimana sebenarnya pengaplikasian teknologi pada industri pangan yang bisa diterapkan pascapanen? Simak melalui program ‘Warung Sebelah’ bersama Konsultan PLUT Sleman, Masreza Parahadi yang akan disiarkan melalui Trijaya FM pada Kamis, 26 Agustus 2021 mulai pukul 10.00 WIB. (*)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *