Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Berita

Workshop Kewirausahaan Bagi Generasi Muda Di Beberapa Lokasi Usulan PUPM

SLEMAN – Selasa, 20 Februari s/d Kamis, 22 Februari sebanyak 4 Kapanewon dan 2 Kalurahan usulan PUPM mengikuti Workshop Kewirausahaan Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut terbagi dalam 6 kelas, bertempat di Semeru Meetingroom dan Merbabu Meetingroom, masing-masing kelas diikuti oleh 40 peserta, ada yang sudah memulai usaha maupun belum memulai usaha.

Adapun narasumber dari kegiatan tersebut yaitu dari Satoeasa Indonesia dan Ibizma UII, materi yang di sampaikan oleh para narasumber tentang AMT (Achievement Motivation Training) merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk pengembangan diri, terutama dalam meningkatkan motivasi bagi pesertanya.

Usai Workshop tersebut seluruh peserta akan ada diberangkatkan menuju beberapa Kabupaten di Jawa Tengah untuk melaksanakan Studi Tiru ke UMKM Muda.

Harapan dari kegiatan tersebut agar menumbuhkan wirausahawan baru bagi generasi muda.

Kunjungan dari Peserta Praktik Lapangan Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia tahun 2024

SLEMAN – Selasa, 20 Februari 2024 bertempat di Ruang Paramadhana 1, Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman menerima kunjungan dari Peserta Praktik Lapangan Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia tahun 2024, acara tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB, diikuti oleh 50 peserta dari Mahasiswa/i Universitas Koperasi Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman (Siti Istiqomah Tjatur S.,S.T, M.T), Sub-Koordinator Kelompok Substansi Pengawasan Koperasi (Siti Mustholihah, S.E, M.M.), Perwakilan Dosen Pendamping dari Universitas Koperasi Indonesia (Dr.Wawan Lulus Setaiawan) dan dosen.

Pihak Kampus Universitas Koperasi Indonesia diwakilkan oleh Bapak Dr.Wawan Lulus Setiawan selaku Dosen Pembimbing membuka penerimaan peserta praktik lapangan mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia dilanjutkan dengan paparan singkat mengenai maksud dan tujuan berkunjung ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman.

Pelaksanaan kegiatan Praktik Lapangan Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia akan dilaksanakan tanggal 15 Februari 2024 s/d 15 Maret 2024, merupakan mata kuliah wajib di Semester 7, tujuan praktik lapangan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam melakukan identifikasi terhadap potensi dan permasalahan koperasi sebagai dasar untuk pengembangan usaha Koperasi dalam meningkatkan partisipasi anggota, tutur Pak Wawan.

Dari jumlah 115 Mahasiswa dibagi menjadi 23 kelompok kecil di 23 Koperasi yang ada di Kabupaten Sleman, berkontribusi dengan ilmu yang diarahkan, mereka akan memperkaya pengalaman dan ilmu dilapangan, diharapkan dilapangan saling sharing apa yang diperoleh di Koperasi, mahasiswa wajib memberikan lokakarya kecil terkait program dan pelatihan yang diberikan di lapangan serta solusi untuk memberikan pemecahan masalah yang dihadapi.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Siti Istiqomah Tjatur S., S.T, M.T) berterima kasih karena Universitas Koperasi Indonesia sudah memberikan pilihannya untuk Koperasi ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman.

Sosialisasi Pembangunan PLUT – KUKM di Wilayah Sleman Barat

SLEMAN – Selasa, 30 Januari 2024, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman melakukan Sosialisasi Pembangunan PLUT – KUKM (Pusat Layanan Usaha Terpadi-Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Wilayah Sleman Barat.

Acara tersebut dihadiri oleh Tina Hastani, MM (Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman), Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, ST, MT (Sekretaris Dinas KUKM Sleman), Joko Mulyanto, Christiana Rini Puspitasari, SP.,M.Si (Kepala Bidang Usaha Mikro), S.P (Panewu Minggir) beserta jajaran, Ketua Forkom UMKM Kapanewon Minggir, Raden Heru Prasetya Wibawa, S.E., M.I.P (Lurah Sendangagung) besera jajaran, Ketua Forkom UMKM Kalurahan Sendangagung, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kebonagung, Seluruh Kepala Dusun di Wilayah Kelurahan Sendangagung.

Sosialisasi tersebut dibuka dengan doa dilanjut dengan sambutan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman, Tina Hastani menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman perlu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal ini khususnya pada UMKM di wilayah Sleman Barat.

Pembangunan PLUT – KUKM di Wilayah Sleman Barat ini dibiayai dengan dana alokasi khusus Kemenkop dalam tema “DAK Penguatan Destinasi Wisata” tutur Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Pembangunan PLUT dan revitalisasi PLUT memiliki banyak fungsi, salahsatunya sebagai center of problem solving.

Panewu Minggir mengucapkan Terima Kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman atas dibangunnya PLUT di wilayah Sleman Barat.

Acara ditutup dengan pemaparan pembagunan PLUT oleh Konsultan Perencana dari CV. Griya Adhi Cipta

Penyerahan Sertifikat Halal Self Declare dan Sertifikat Halal Reguler bagi UMKM oleh Bupati Kabupaten Sleman

SLEMAN – Rabu, 24 Januari 2024 bertempat di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, 200 pelaku UMKM menerima sertifikat halal baik Self Declare maupun Reguler dari kegiatan Bimtek Fasilitasi Halal Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman pada tahun 2023.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 peserta pelaku UMKM dengan narasumber Edy Santoso, S.Sn (Konsultan PLUT Sleman Bidang Kelembagaan) dan Prihargo Wahyandono (Konsultan Pajak).

Penyerahan sertifikat halal dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman didampingi Plt Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman beserta jajaran.

Perbedaan mendasar dari sertifikasi halal self declare dan reguler adalah reguler dalam prosesnya membutuhkan pengujian kehalalan produk oleh LPH. Sedangkan sertifikasi halal self declare tidak melalui LPH dan kehalalan produk didasari pada pernyataan pelaku usaha kemudian diverifikasi oleh pendamping PPH.

Berdasarkan ketentuan, setelah tanggal 17 oktober 2024 bagi pelaku usaha makanan dan minuman, hasil sembelih , serta jasa penyembeihan, harus bersertifikasi halal, jika belum maka akan terkena sanksi.

Dalam panorama bisnis yang semakin kompleks dan beragam, kebutuhan akan transparansi dan kepastian berkembang pesat, khususnya dalam konteks kehalalan produk, sertifikasi halal bukan sekadar label formal, melainkan tanggung jawab etika dan strategi yang membawa dampak mendalam bagi produsen dan konsumen.

Pasalnya, sertifikasi ini berfungsi untuk menyatakan kehalalan suatu produk yang sesuai dengan syariat agama Islam. Sebagai Negara yang didominasi oleh masyarakat muslim, tak heran lagi jika Indonesia memiliki pengaturan mengenai jaminan kehalalan dari produk yang beredar dipasaran.

Disamping penyerahan sertifikat halal, disampaikan juga materi tentang pentingya memiliki sertifikat halal bagi pelaku UMKM oleh PLUT Sleman, disampaikan juga materi pemadanan NIK & NPWP oleh Kantor Konsultan Pajak Wahyandono.

Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) Di Wilayah Kapanewon Sleman

SLEMAN – Jumat, 19 Januari 2024, Dinas Koperasi dan UKM Sleman mengadakan sosialisasi dan koordinasi rencana kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) dengan tema workshop kewirausahaan bagi generasi muda yang sukses di wilayah Kapanewon Sleman, dilaksanakan di ruang rapat Kapanewon Sleman, di hadiri oleh Panewo Anom Kapanewon Sleman, Lurah di wilayah Kapanewon Sleman, Pengurus Forkom UMKM di wilayah Kapanewon Sleman, dan Staff Dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sri wahyuni Budiningsih, SE, M.Si staff dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman didampingi oleh Budhi Sudar Iryanto, S. IP. (Panewu Anom Kapanewon Sleman), dalam sambutannya Panewu Anom Kapanewon Sleman menyampaikan bahwa dalam mengatur skala prioritas kegiatan yang dilakukan dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman sebagai penjembatan Generasi Muda untuk mengembangkan kewirausahaan, serta perlunya inisiasi dan inovasi dalam berwirausaha.

Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Cangkringan merupakan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang diusulkan melalui musrebangkap pada tahun 2023, adapun sosialisasi program dan fasilitas oleh Dinas Koperasi UKM Sleman antara lain yaitu program kegiatan PUPM/POKIR/DAK, fasilitasi NIB/halal/HAKI, pameran, dana pengutaan modal dan lain-lain.

Paparan rencana kegiatan Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Sleman yang di sampaikan oleh Sri wahyuni Budiningsih, SE, M.Si meliputi bentuk workshop (inclass 1 hari dan study banding ke Jawa Tengah 2 hari 1 malam), kuota peserta, syarat calon peserta, dan mekanisme pendaftaran yang melalui portal dataumkm.slemankab.goid,  proses verifikasi calon peserta, tempat dan pelaksanaan kegiatan, pada sesi terakhir sebelum penutup diadakan sesi tanya jawab dengan peserta sosialisasi terkait dengan rencana pelaksanaan workshop.

Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) Di Wilayah Kapanewon Pakem

SLEMAN –

Rabu, 17 Januari 2024, Dinas Koperasi dan UKM Sleman mengadakan sosialisasi dan koordinasi rencana kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) dengan tema workshop kewirausahaan bagi generasi muda yang sukses di wilayah Pakem, diikuti oleh 40 peserta, sosialisasi ini dilaksanakan Pendopo  Kapanewon Pakem dipimpin oleh Sri Wahyuni Budiningsih, S.E., M.Si dengan melibatkan 3 Panewu Anom Kapanewon Pakem, staf  Kapanewon Pakem, perwakilan Pengurus Forum UMKM Kapanewon Pakem, dan staf Dinas Koperasi UKM Sleman.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Panewu Anom, Anik Widaryanti, SP, M.Si. didampingi staf dari Dinas Koperasi UKM Sleman, Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Pakem merupakan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang diusulkan melalui musrebangkap pada tahun 2023, adapun sosialisasi program dan fasilitas oleh Dinas Koperasi UKM Sleman antara lain yaitu program kegiatan PUPM/POKIR/DAK, fasilitasi NIB/halal/HAKI, pameran, dana pengutaan modal dan lain-lain.

Selanjutnya paparan rencana kegiatan Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Pakem yang meliputi bentuk workshop (inclass 1 hari dan study banding ke Jawa Tengah 2 hari 1 malam), kuota peserta, syarat calon peserta, dan mekanisme pendaftaran yang melalui portal dataumkm.slemankab.goid,  proses verifikasi calon peserta, tempat dan pelaksanaan kegiatan. Pada sesi terakhir sebelum penutup diadakan sesi tanya jawab dengan peserta sosialisasi terkait dengan rencana pelaksanaan workshop.

Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) Di Wilayah Kapanewon Cangkringan

SLEMAN – Rabu, 17 Januari 2024, Dinas Koperasi dan UKM Sleman mengadakan sosialisasi dan koordinasi rencana kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) dengan tema workshop kewirausahaan bagi generasi muda yang sukses di wilayah Cangkringan, diikuti oleh 40 peserta, sosialisasi ini bertempat di Pendopo  Kapanewon Cangkringan dengan melibatkan Panewu Anom Kapanewon Cangkringan, Jawatan Kemakmuran Kapanewon Cangkringan, perwakilan Kalurahan Se-Kapanewon Cangkringan, staff  Kapanewon Cangkringan, perwakilan Pengurus Forum UMKM Kapanewon Cangkringan, dan staff Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Panewu Anom, Tri Widodo Purnomo, S.Sos. didampingi staff dari Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Cangkringan merupakan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang diusulkan melalui musrebangkap pada tahun 2023, adapun sosialisasi program dan fasilitas oleh Dinas Koperasi UKM Sleman antara lain yaitu program kegiatan PUPM/POKIR/DAK, fasilitasi NIB/halal/HAKI, pameran, dana pengutaan modal dan lain-lain.

Selanjutnya paparan rencana kegiatan Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Cangkringan yang meliputi bentuk workshop (inclass 1 hari dan study banding ke Jawa Tengah 2 hari 1 malam), kuota peserta, syarat calon peserta, dan mekanisme pendaftaran yang melalui portal dataumkm.slemankab.goid,  proses verifikasi calon peserta, tempat dan pelaksanaan kegiatan. Pada sesi terakhir sebelum penutup diadakan sesi tanya jawab dengan peserta sosialisasi terkait dengan rencana pelaksanaan workshop.

Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) Di WIlayah Kapanewon Gamping

SLEMAN – Senin, 15 Januari 2024, Dinas Koperasi dan UKM Sleman mengadakan sosialisasi dan koordinasi rencana kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) dengan tema workshop kewirausahaan bagi generasi muda yang sukses di wilayah Gamping, diikuti oleh 40 peserta, sosialisasi ini dilaksanakan di ruang pertemuan Kapanewon Gamping dengan melibatkan penewu Kapanewon Gamping, sub-koordinator pada kelompok subtansi pengembangan usaha mikro Dinkop UKM Kabupaten Sleman, jawatan kemakmuran Kapanewon Gamping, beberapa perangkat desa, Forkom UMKM Kapanewon Gamping, dan staff dari Kapanewon Gamping dan Dinkop UKM Sleman,

Kegiatan tersebut dibuka oleh Jawatan Kemakmuran, Bidiarto, SE didampingi Sri Wahyuni Budiningsih, S.E., M.Si ( Sub-Koordinator Pengembangan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM Sleman ). Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Gamping merupakan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang diusulkan melalui musrebangkap pada tahun 2023, adapun sosialisasi program dan fasilitas oleh Dinas Koperasi UKM Sleman antara lain yaitu program kegiatan PUPM/POKIR/DAK, fasilitasi NIB/halal/HAKI, pameran, dana pengutaan modal dan lain-lain.

Kemudian paparan rencana kegiatan Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Gamping yang meliputi bentuk workshop (inclass 1 hari dan study banding ke Jawa Tengah 2 hari 1 malam), kuota peserta, syarat calon peserta, dan mekanisme pendaftaran yang melalui portal dataumkm.slemankab.goid,  proses verifikasi calon peserta, tempat dan pelaksanaan kegiatan. Pada sesi terakhir sebelum penutup diadakan sesi tanya jawab dengan peserta sosialisasi terkait dengan rencana pelaksanaan workshop.

Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) Di WIlayah Nogotirto

SLEMAN – Senin, 15 Januari 2024, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman mengadakan Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) dengan Tema Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda yang Sukses di Wilayah Kalurahan Nogotirto, bertempat di ruang pertemuan Kalurahan Nogotirto Kapanewon Gamping, diikuti oleh 40 peserta, Diaz Aprila Kurniawan, S.E dari Bidang Usaha Mikro memimpin sosialisasi tersebut dan melibatkan perangkat desa Nogotirto, Perwakilan Pengurus Forum Kalurahan (Forkal) UMKM Nogotirto, Staf Kalurahan Nogotirto, dan Staf Dinas Koperasi UKM Sleman.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ulu-Ulu Nogotirto, Suyamto didampingi staf dari Dinas Koperasi UKM Sleman , Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kalurahan Nogotirto merupakan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang diusulkan melalui musrebangkal pada tahun 2023. Adapun sosialisasi program dan fasilitas Dinas Koperasi UKM Sleman yaitu antara lain program kegiatan PUPM/POKIR/DAK, fasilitasi NIB/halal/HAKI, pameran, dana pengutaan modal dan lain-lain.

Selanjutnya paparan rencana kegiatan Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Nogotirto yang meliputi bentuk workshop (inclass 1 hari dan study banding ke Jawa Tengah 2 hari 1 malam), kuota peserta, syarat calon peserta, mekanisme pendaftaran yang melalui portal dataumkm.slemankab.goid,  proses verifikasi calon peserta, tempat dan pelaksanaan kegiatan, pada sesi terakhir sebelum penutup diadakan sesi tanya jawab dengan peserta sosialisasi terkait dengan rencana pelaksanaan workshop.

Rapat Evaluasi Kegiatan Tahun 2023 dan Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2024 Bidang Usaha Mikro

SLEMAN – Senin, 2 Januari 2024 bertempat di Meeting Room Warung Makan Ayem-ayem, bidang usaha mikro mengadakan rapat guna mengevaluasi kegiatan di tahun sebelumnya sekaligus melakukan koordinasi untuk kegiatan di tahun 2024, pertemuan ini dipimpin oleh Christiana Rini Puspitasari, SP.,M.Si (Kepala Bidang Usaha Mikro) dan diikuti oleh Sub-koord Pengembangan Usaha Mikro, Sub-koord Jaringan Usaha dan Kemitraan, Konsultan PLUT Sleman, Staff Pengembangan Usaha Mikro, Staff Jaringan Usaha dan Kemitraan dan Staff Fasilitasi Layanan dan Pembiayaan.

Menurut Kepala Bidang Usaha Mikro, kinerja Tim Bidang Usaha Mikro patut diapresiasi dalam melaksanakan kegiatan maupun penugasan di tahun 2023, pasalnya dengan adanya kekompakan, solutif, ataupun dedikasi tinggi dari masing-masing personil dapat memberi kontribusi dalam menjalankan tugas pengembangan, pemberdayaan, dan pendampingan bagi UMKM di Kabupaten Sleman, selain itu, pada 2023 terdapat peningkatan jumlah UMKM yaitu sebanyak 19 ribu UMKM baru, peningkatan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan mewujudkan UMKM yang naik kelas dari program pendampingan, fasilitas, pameran, pembiayaan, dan perizinan.

Secara administratif, tahun 2024 ini akan menghadapi banyak peningkatan maupun beban kerja, hal ini terlihat dari banyaknya jumlah anggaran dan kegiatan. Namun, Kepala Bidang Usaha Mikro mengatakan bahwa ia tetap optimis bisa mengatasi hal tersebut selama teamwork tetap dijaga dengan baik, ditambah lagi, Bidang Usaha Mikro juga mendapat kepercayaan dari Kementerian Koperasi dan UKM yang pada tahun ini akan dibangun Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di sisi barat Kabupaten Sleman, tentunya hal ini akan menjadi sarana yang strategis dalam pendampingan, pemberdayaan, dan pengembangan UMKM di wilayah Sleman barat, dengan mengembangkan potensi dan peluang yang ada pada masyarakat di wilayah tersebut.

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Bidang Usaha Mikro
Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Bidang Koperasi
Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tersedia