Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

News

KONSULTASI PLUT : Cara Membaca Kode P-IRT

Program Warung Sebelah edisi Kamis, 29 Juli 2021 ini akan membawakan tema tentang Cara Membaca Kode P-IRT.

PIRT sendiri singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga. Dikeluarkan olah Dinas Kesehatan di Kota/ Kabupaten setempat kepada industri pangan skala usaha kecil dan menengah (UKM) atau rumahan.

Acara ini akan ditayangkan di TRIJAYA FM mulai pukul 10.00 WIB bersama Konsultan PLUT Sleman, Edy Santoso.

Anda bisa ikut serta bertanya atau berdiskusi dengan menghubungi nomor WhatsApp 081998009700.

Mengenal Seluk Beluk Bisnis Anggrek

Di Indonesia, bisnis tanaman hias sangat besar potensinya, salah satu tanaman hias itu anggrek. Tanaman dengan nama latin Orchids diperkirakan berjumlah sekitar 25% dari spesies tanaman yang ada di dunia. Sehingga terbuka sekali peluang untuk berbisnis di tanaman anggrek.

Namun sebelum memulai alangkah baiknya diperhatikan langkah – langkah berikut :

  • Pemilihan jenis anggrek
  • Pemilihan lahan atau lokasi kebun
  • Perawatan
  • Penataan ( potplant, landscape, bunga potong)

Kendala dan Solusi Bisnis Anggrek

  • Kendala
  • Persaingan yang ketat, sehingga sulit untuk proses pemasaran
  • Banyaknya jenis anggrek
  • Kurangnya pengetahuan tentang anggrek

Solusi

  • Harus pandai melihat peluang yang ada dan menentukan target pasar yang tepat, dalam arti anggrek yang dibudidayakan harus sesuai dengan pasar.
  • Perbanyak pengetahuan tentang anggrek

Strategi

  • Perluas jaringan untuk membantu promosi, misal melalui pameran
  • Gunakan media sosial
  • Manfaatkan marketplace
  • Kerjasama dengan industri tanaman hias dan tawarkan diri untuk menjadi supplier tetap
  • Kembangkan anggrek- anggrek yang berkualitas
  • Ciptakan wisata edukasi untuk menarik minat anak –anak atau orang tua tentang anggrek

Pelayanan Purna Jual

  • Menjalin komunikasi yang intens dengan customer
  • Menyediakan layanan konsultasi tentang anggrek
  • Membantu dan mengarahkan customer dalam memilih jenis anggrek yang sesuai dengan kondisi lingkungan dimana customer berada

Simak pembahasan lengkapnya di program Warung Sebelah yang ditayangkan melalui TRIJAYA FM pada Kamis, 22 Juli 2021 mulai pukul 10.00 WIB.

Mengenal Beragam Izin Usaha Kuliner

Peluang bisnis kuliner adalah salah satu jenis usaha yang tidak akan pernah redup kemilaunya. Bila Anda juga berpikir bahwa bisnis kuliner menjanjikan dan ingin mencobanya ada banyak hal yang perlu Anda persiapkan, salah satunya adalah urusan izin usaha kuliner, mulai dari izin legalitas usaha, izin edar, izin kehalalan dan lain sebagainya.

Selama manusia masih membutuhkan pangan, apapun jenis makanan yang Anda tawarkan pasti laku dipasaran. Tapi dengan catatan apa yang Anda tawarkan memberikan sesuatu yang berbeda dan bermanfaat bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, bidang usaha kuliner terus diminati oleh pelaku usaha. Tak sedikit juga orang yang meremehkan usaha kuliner, kata mereka usaha ini hanya bisa menghasilkan profit yang tidak seberapa dibandingkan kerja menjadi karyawan yang sudah pasti mendapatkan penghasilan tetap tiap bulan.
Pandangan tersebut wajar saja, tapi jika bisnis kuliner ini digeluti dengan serius dan konsisten pasti hasil yang bisa kita dapatkan juga akan maksimal.

Maka dari itu, Anda membutuhkan banyak persiapan salah satunya izin usaha kuliner. Berikut beberapa izin penting yang perlu Anda urus demi melancarkan usaha Anda.

1. NIB

Untuk mendapatkan NIB, kamu bisa melakukannya dengan mendaftar pada laman OSS. Setelah log-in pada sistem OSS pelaku usaha akan diminta mengisi data yang diperlukan.Saat melakukan pendaftaran, pelaku usaha perseorangan mengisi data paling sedikit: NIK, Tanggal Lahir, No HP, Alamat Email.

2. PIRT

Bila ingin membuat produk makanan home industri Anda perlu memiliki izin PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) dari Dinas Kesehatan setempat. Ini merupakan izin yang diperlukan bagi Anda yang menyajikan produk makanan dan minuman yang bisa tahan lama di atas 7 hari. Persyaratan dokumen yang diperlukan untuk mengurus surat izin ini, antara lain KTP, pas foto 3×4 / 4×6 sebanyak dua lembar, denah lokasi, NIB, contoh draft label/kemasan, sampel pangan.

3. Izin BPOM

Izin BPOM adalah surat izin yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan guna melindungi masyarakat terhadap bahaya konsumsi suatu produk yang dikemas. Hal ini sangat wajib dilakukan selain bisa mengetahui amankah produk Anda untuk dikonsumsi, dengan pemberian lebel dari BPOM dapat meningkatkan kepercayaan konsumen Anda. Untuk melakukan pendaftaran produk makanan tersebut bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor Badan POM atau registrasi di website BPOM.

4. Mengurus Sertifikasi Halal

Label halal cukup penting dalam industri makanan dan minuman, apa lagi untuk negara yang mayoritas adalah beragama muslim, seperti Indonesia. Izin ini bisa diurus oleh pelaku usaha di kantor Majelis Ulama Indonesia. Namun untuk tahun 2019 sertifikasi ini diterbitkan oleh Kemenag (Kementrian Agama), melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Dengan mengunjungi situs Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI
(LPPOM MUI) di www.e-lppommui.org untuk melakukan pendaftaran online.

Dengan jaminan produk halal tersebut maka akan memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk. Selain itu, jaminan produk halal akan meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha untuk memproduksi atau menjual produk mereka.

Bahasan tersebut akan menjadi tema program Konsultasi PLUT ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan melalui TRIJAYA FM pada Kamis, 8 Juli 2021 mulai pukul 10.00 WIB. Anda bisa mengajukan pertanyaan melalui nomor WhatsApp 081998009700

Konsultasi PLUT : Tips Menyiapkan Karyawan yang Handal

Konsekuensi usaha yang semakin maju dan berkembang salah satunya adalah adanya kebutuhan untuk menambah jumlah karyawan. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi dan melayani bertambahnya konsumen serta untuk menjangkau wilayah pemasaran yang kian luas.

Namun tidak mudah untuk merekrut karyawan yang sesuai dengan visi, misi maupun budaya kerja di perusahaan. Diperlukan kejelian dan ketelitian ketika melakukan rekrutmen. Selanjutnya, Anda perlu melakukan pendampingan agar karyawan baru Anda bisa segera menyesuaikan diri dengan usaha Anda.

Nah apa saja hal-hal yang harus dipertimbangkan untuk mendapatkan karyawan yang handal?

1. Tetapkan target pekerjaan

Dengan memiliki target yang telah ditetapkan, tentunya akan memberikan rasa tanggungjawab yang lebih terhadap pekerjaan dari karyawan tersebut, dengan demikian karyawan akan lebih terarah dan bahkan bisa melakukan pekerjaan melebihi target yang telah ditetapkan. Hal tersebut dapat membentuk karyawan yang handal di bidangnya.

2. spesifikasi karyawan

Memiliki sebuah usaha akan jauh lebih baik bila memiliki visi dan misi usaha, dengan memiliki visi dan misi tersebut, perusahaan akan menjalankan tujuan usaha dengan lebih jelas.

Dengan adanya tujuan tersebut perlu Anda jabarkan detil kualifikasi kemampuan teknis dan non teknis yang dibutuhkan karyawan.

Dengan demikian Anda bisa tahu pasti kualifikasi dan spesifikasi dari setiap karyawan yang kita rekrut untuk mewujudkan tujuan yang akan diraih.

3. Sistem kerja yang jelas

Sistem kerja yang jelas akan menjadi sebuah panduan kerja yang memudahkan setiap karyawan dalam bekerja, berkoordinasi, dan menjalankan inisiatif lapangan yang efektif dan efisien.

Mereka harus tahu juga peran masing-masing dalam pencapaian tujuan, selain itu mereka juga perlu tahu bagaimana sinergi yang diperlukan antar divisi/personal.

4. Training berkelanjutan

Training ini harus berkelanjutan, terus dilakukan sesuai dengan level kualifikasi yang terus meningkat juga sesuai dengan tingkat pekerjaan yang semakin sulit. Perlu juga dilakukan recall training (training pengulangan) yang bertujuan untuk refreshment dan mengkalibrasi kemampuan dari tim kita.

5. Evaluasi

Setiap pekerjaan memerlukan penilaian, apakah hasil pekerjaan sudah sesuai yang diharapkan, dibawah standar yang diinginkan, atau diatas target yang sudah ditetapkan. Dari hasil penilaian performa yang di dapat, kita harus analisis apa penyebabnya.

Bahasan tersebut di atas akan menjadi materi konsultasi PLUT ‘Warung Sebelah” yang akan ditayangkan di Trijaya FM pada Kamis 1 Juli 2021 pada pukul 10.00 WIB. Anda bisa ikut serta dalam diskusi atau bertanya melalui nomor WhatsApp 081998009700

Mengenal Tren Marketing Tahun Ini

Marketing memainkan peranan yang penting dalam menjalankan bisnis. Tak terkecuali bagi para pelaku usaha mikro, kecil maupun menengah. Marketing atau pemasaran ini bahkan menjadi ujung tombak bagaimana performa usaha secara keseluruhan. Namun strategi marketing tentu saja masih perlu dikombinasikan dengan faktor lainnya semisal, product, pricing, packaging, serta promoting.

Berbicara mengenai marketing, Anda perlu tahu beberapa tren pemasaran tahun ini. Berikut uraiannya ;

1. Content marketing

Content marketing akan terus digunakan di tahun-tahun selanjutnya karena sangat efektif. Data menunjukkan bahwa content marketing telah membantu 96% content marketer mencapai target yang diinginkan. Selain itu, 90% marketer B2B mengutamakan penyediaan informasi yang klien inginkan dibanding pesan sales atau promosi perusahaan. Menurut Finances Online, industri content marketing bisa mencapai lebih dari 400 miliar dolar AS pada tahun 2021 ini.

2. Video

Video bisa menyampaikan lebih banyak hal dibanding tulisan. Selain itu, memahaminya pun lebih mudah. Video saat ini telah “menguasai” ranah digital. Oleh karena itu, strategi marketing yang memanfaatkan video pun semakin populer. Hingga saat ini, 80% traffic konsumen atau pengguna di dunia maya meliputi streaming video. Di tahun-tahun berikutnya, tentu angkanya semakin meningkat. Saat ini, konsumen lebih suka melihat konten video oleh brand.

3. Media sosial

Social media marketing merupakan strategi jitu bagi perusahaan atau bisnis untuk membuat koneksi yang terasa tulus dengan para konsumen. Hubungan yang dibangun dengan social media marketing terasa personal, sehingga tren marketing ini penting untuk tetap dipertahankan di tahun –tahun berikutnya agar hasil pemasaran signifikan dan memuaskan.

4. Micro influencer

Menggunakan influencer dengan follower banyak telah menjadi tren dalam dunia marketing untuk waktu yang cukup lama. Akan tetapi, untuk tren marketing tahun 2021, diperkirakan brand-brand akan beralih menggunakan micro influencer. Biasanya, milenial lebih percaya pada micro influencer, dan hasil engagement-nya pun lebih tinggi. Sekitar 70% konsumen dalam rentang usia ini lebih sering melakukan pembelian jika direkomendasi oleh teman atau orang yang dekat dengannya. Oleh karena itu, marketing yang bekerja sama dengan micro influencer yang memiliki hubungan baik dan dekat dengan follower-nya akan jauh lebih sukses.

Anda ingin mengetahui secara lengkap atau berdiskusi terkait tren marketing ini? Bergabunglah di program acara ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan melalui Trijaya FM pada Kamis, 20 Mei 2021 mulai pukul 10.15 WIB. Anda bisa bertanya maupun berdiskusi bersama Konsultan PLUT Sleman, Bayu Bharotodiasto dengan mengirimkan pesan melalui nomor 081998009700. (*)

Konsultasi PLUT : Jelang Pasar Lebaran, Pameran Produk UKM Sleman

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan rutin di saat bulan Ramadhan yaitu Pasar Lebaran. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 29 April 2021 sampai dengan 02 Mei 2021, pada jam 09.00 – 21.00 WIB.

Lantaran digelar pada masa Pandemi COVID-19, kegiatan ini pun dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. Pameran yang sudah memperoleh izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman ini merupakan jawaban atas keinginan para pelaku UKM di Kabupaten Sleman yang mengharapkan adanya pameran untuk penjualan produk-produknya. Sehingga hal ini bisa ikut serta menggerakan roda perekonomian serta mempercepat upaya pemulihan ekonomi.

Untuk memaksimalkan acara, maka pameran ini tak hanya dilaksanakan secara offline, namun digelar pula secara online sehingga bisa diikuti oleh masyarakat secara lebih luas.

Adapun persyaratan peserta :

1. Merupakan pelaku usaha di kabupaten sleman dan telah terdaftar di Satu Data UMKM Sleman
2. Sudah memiliki IUMK dan NIB
3. Produk kuliner memiliki izin edar PIRT atau BPOM
4. Untuk kategori fashion dan craft, memiliki label informasi produk dan packaging
5. Properti display wajib membawa sendiri

Konsultasi PLUT : Cara Produksi yang Baik

Good Manufacturing Practice atau GMP (CPB) adalah sebuah konsep manajemen yang berbentuk prosedur dan cara kerja untuk menghasilkan produk. Seluruh produk yang dihasilkan ini wajib memenuhi standar yang ada dengan tingkat perbedaan yang rendah.

Praktik GMP sendiri bisa diterapkan di berbagai bidang industri, termasuk manufaktur. Sayangnya, di industri manufaktur tidak mudah untuk menerapkan GMP karena adanya berbagai faktor dan indikator yang harus diperhatikan agar konsep ini bisa berjalan dengan optimal.

Simak pembahasan GMP Selengkapnya dalam program konsultasi PLUT bertajuk ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan melalui Trijaya FM pada Kamis, 15 April 2021 mulai pukul 10.15 WIB.

Anda bisa ikut serta dalam diskusi tersebut dengan menghubungi nomor WhatsApp 0819 9800 9700

Membuat Materi Media Sosial yang Menarik

Media sosial menjadi media yang efektif dalam promosi dan pemasaran produk. Namun hal itu tidak bisa dilakukan sambil lalu. Dibutuhkan konsistensi serta kemampuan dalam mengolah pesan serta desain yang menarik perhatian calon konsumen.

Nah di antara sekian banyak ide, 4 tipe konten berikut ini bisa Anda pertimbangan sebagai bahan materi unggahan di media sosial. Berikut rinciannya ;

1. Konten Inspiratif

Kebanyakan Bisnis terlalu berfokus menginformasikan betapa bagusnya produk mereka. Mulai dari spesifikasi, harga, dan lainnya. Yang Bisnis sering lupa adalah setiap calon pelanggan pasti memiliki Life Goals masing-masing. Bisnis seharusnya bisa menghubungkan bagaimana produk ataupun jasa mereka dapat membantu si calon pelanggan untuk mencapai Goals mereka. Dan ini bisa diraih melalui Konten Inspirasi (dan Konten Edukasi).

Setiap target audience akan memiliki interest dan pain point yang berbeda-beda, dan ini akan mempengaruhi bagaimana kita harus membuat konten inspirasi.

Sebagai contoh, coba perhatikan dua konten dari brand teknologi Huawei.

Keduanya mencoba menginspirasi 2 target market yang berbeda untuk salah satu produk tablet mereka.

Untuk audience Millenials, Huawei menampilkan bagaimana mereka akan memiliki kemudahan untuk bekerja secara mobile sambil menikmati hidup. Sesuatu yang sangat didambakan oleh anak-anak muda jaman sekarang.

Namun, untuk target market Orang tua (Parents), mereka menyuguhi gambar dimana tablet Huawei bisa mengasah minat dan bakat anak-anak sejak dini.

Ini adalah sesuatu yang didambakan oleh kebanyakan orang tua atas anak-anak mereka.

2. Konten Edukatif

Konten yang memberikan edukasi terhadap followernya dan dan menjawab pertanyaan yang sering muncul.

Contoh :
Jumlah share dan save dari setiap postingan meningkat. Para follower melihat postingan ini bukan sekedar menginspirasi tapi memberikan detail lengkap dari tempat wisata tersebut.

Tapi yang lebih keren-nya lagi…

Bookingan untuk trip service di Bali naik drastis. Ternyata, dengan mengedukasi audience dan membuat konten yang menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan (Frequently Asked Questions), saya dilihat sebagai ‘Expert’-nya Bali. Dan ketika mereka melihat saya juga menyediakan service berlibur di Bali, mereka sudah punya kepercayaan terhadap Brand saya dan memilih Liburan Bali.

Lalu seperti apa sih Konten-Konten Edukasi?

Coba deh perhatikan Instafeed kamu, saat ini banyak sekali Postingan yang menginspirasi dengan menggunakan konsep Microblogging Carousel.

Intinya sih postingan-postingan ini mengajarkan audience-nya practical mini lessons yang tujuannya sih sama.. Yaitu mewujudkan Life Goals.

3. Konten Hiburan

Contoh Konten Hiburan

Boleh sekali-kali membuat postingan ataupun Instagram Stories dengan konten-konten yang tujuannya untuk menghibur audience-mu. Bisa dengan permainan template, giveaway ataupun sekedar sharing pembahasan yang ringan tapi yang perlu diingat adalah harus tetap harus ada korelasi sama niche/ pasar supaya tidak out of topic

Caranya bagaimana?

Belakangan ini Instagram banyak mengeluarkan fitur-fitur baru, seperti yang ada di Fitur Instagram Stories, mulai dari feature Filter ala Snapchat & TikTok, Polling, Ask Questions, Stickers GIFs dan masih banyak lagi.

Silahkan coba deh cari ide-ide konten menghibur yang bisa dikombinasikan dengan fitur-fitur di atas. Dengan melakukan ini kita dapat menonjolkan karakter dan value-value dari bisnis kita.

4. Konten Kekinian

Ini adalah salah satu konten yang dapat digunakan untuk meningkatkan awareness dan engagement akun Instagram. Caranya adalah mengaitkan bisnismu dengan berita, event ataupun aktifitas yang lagi trending saat ini.

Contohnya :

Campaign Mannequin Challenge dari Star Wars fans untuk mempromosikan event mereka, karena mereka first to share, hasilnya mereka mendapatkan awareness yang tinggi sekali.

Selain Challenges, bisnis juga bisa mencari ide konten kekinian melalui berita-berita atau event yang sedang trending. Misalkan ditengah pandemik COVID-19 ini, kita bias menampilkan konten-konten yang menampilkan bagaimana cara beradaptasi di era New Normal ini.

Penasaran bagaimana ulasan selengkapnya? Simak dalam program Warung Sebelah di Trijaya FM bersama Konsultan PLUT Sleman Bayu Bharotodiasto pada Kamis, 8 April 2021 mulai pukul 10.15 WIB. Anda juga bisa ikut serta dalam diskusi dengan mengirimkan pertanyaan melalui nomor WhatsApp 0819 9800 9700

Bagaimanakah Cara Memeriksa Kesehatan Usaha?

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi performa bisnis. Satu di antaranya adalah kesehatan usaha. Kesehatan usaha ini pun terdiri atas berbagai indikator. Antara lain ;

1. Aspek Keuangan (Laporan Keuangan)
a. Kondisi Penjualan Produk
b. Kondisi Arus Kas
c. Kondisi Hutang
d. Kondisi Laba / Rugi Usaha
e. Rasio keuangan dan trend

2. Aspek Pemasaran
a. Adakah peningkatan jumlah pelanggan tetap
b. Apakah sudah memiliki database pelanggan
c. Apakah sudah memiliki sarana pemasaran online
d. Bagaimana kecenderungan pola pembelian pelanggan tetap, meningkat atau tidak

3. Aspek SDM
a. Apakah karyawan kerap datang terlambat atau tidak masuk kerja.
b. Apakah karyawan memiliki inisiatif yang baik dalam menyelesaikan masalah.
c. Apakah gaji karyawan dibayar tepat waktu.
d. Apakah hasil kerja karyawan memenuhi standar perusahaan.
e. Apakah karyawan Anda sering berganti-ganti dalam hitungan bulan
f. Adakah fasilitas pelatihan dan jenjang karir bagi karyawan

4. Aspek Produksi
a. Cek Persediaan Produk
b. Standarisasi produksi dan sertifikasi produk
c. Ketersediaan bahan baku untuk produksi

5. Aspek Legalitas
a. Apakah usaha kita sudah memiliki legalitas dari pihak berwenang
b. Manfaat legalitas bagi UMKM :
Mendapatkan kepastian dan jaminan hukum
Mendapatkan pendampingan usaha
Kemudahan dalam akses pembiayaan

Seperti apa penjabaran selengkapnya? Simak dalam program ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan melalui TRIJAYA FM pada Kamis, 1 April 2021 mulai pukul 10.15 WIB. Anda bisa ikut serta berdiskusi atau memberikan pertanyaan melalui nomor WhatsApp 081998009700

Tips Belanja Aman dengan Menjadi Konsumen Cerdas

Konsumen yang cerdas dapat menghindarkan diri dari kecurangan-kecurangan dalam transaksi jual beli. Konsumen yang cerdas juga memiliki kemampuan dalam memastikan bahwa barang yang dibeli sudah sesuai dengan keinginan serta merupakan produk yang baik dan aman.

Sayangnya, tak sedikit di antaranya yang tak mengetahui hal-hal paling mendasar dalam transaksi jual beli. Utamanya transaksi jual beli secara online. Sehingga tidak heran banyak praktik penipuan maupun menerima barang yang tak sesuai dengan yang diiklankan.

Beberapa langkah itu, antara lain ;

1. Cek Kemasan

Merupakan langkah yang pertama. Jika pernah mendengar pepatah yang mengatakan bahwa jangan menilai sesuatu dari bungkusnya, maka ini tampak tidak berlaku dalam memilih produk yang akan dibeli. Konsumen hendaknya memastikan bahwa kemasan produk masih dalam keadaan baik bahkan sempurna, tidak ada retak, sobek, penyok, kempis dan lain sebagainya.

2. Cek Label produk

Konsumen harus memastikan bahwa produk yang dibeli memang aman, seperti mengecek informasi yang terdapat dalam label termasuk komposisi dan kandungan produk tersebut.

3. Cek Izin edar produk yang akan dibeli

Izin edar akan tertulis pada produk berupa deretan angka tertentu yang diawali dengan BPOM atau P-IRT.

Bisa saja suatu produk aman untuk dikonsumsi namun belum memiliki nomor pendaftaran sehingga tidak ada yang menjamin keamanannya. Demi keamanan konsumen, disarankan untuk memilih produk yang berizin edar.

4. Cek Kedaluwarsa produk

Konsumen wajib memastikan produk yang dibeli tidak melebihi waktu yang dijamin aman untuk mengkonsumsi produk tersebut.

Nah, mengingat pentingnya hal itu, konsultasi PLUT ‘Warung Sebelah’ edisi Kamis 25 Maret 2021 akan membedah tentang kiat-kiat menjadi konsumen yang cerdas. Ikuti diskusinya melalui siaran Trijaya FM mulai pukul 10.15 WIB. Anda juga ikut serta dalam diskusi dengan mengirim pesan melalui nomor WhatsApp 081998009700. (*)

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia