Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: admin

Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian 2024

Bertempat di Gor Tridadi Sleman, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian 2024, acara tersebut berlangsung selama 2 hari, dimulai pada Rabu, 12 Juni hingga Kamis 13 Juni, diikuti oleh 11 sekolah tingkat SLTP/SMP dan 24 sekolah tingkat SLTA/SMA.

Masing-masing sekolah mengirimkan 3 peserta dan 2 pendamping untuk mengikuti lomba tersebut, turut hadir juga supporter dari tiap sekolah untuk meramaikan dan memberi semangat kepada perwakilan sekolahnya.

Acara yang berlangsung selama 2 hari tersebut dibuka secara simbolis oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M. didampingi oleh Kepala Bidang Koperasi Dewi Pratika Damayanti, SE, M.E.

Adapun Hadiah dari pemenang lomba cerdas cermat perkoperasian Tahun 2024 adalah sebagai berikut :

-Juara I akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.500.000;
-Juara II akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000;
-Juara III akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.500.000;
-Juara Harapan I akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 900.000;
-Juara Harapan II akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 750.000.

Pemenang Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian 2024 akan diundang kembali pada Tanggal 19 Juli untuk menerima piala dan piagam penghargaan dalam acara peringatan hari koperasi ke-77 yang akan diserahkan secara langsung oleh Bupati Kabupaten

Workshop Forum Komunikasi UMKM (PUPM) Kapanewon Cangkringan

SLEMAN – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Forum Komunikasi UMKM (PUPM) Kapanewon Cangkringan, bertempat di Ruang Resto Lt. 2, HeHa Forest, pada Hari Selasa, 11 Juni 2024, diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari Kapanewon Cangkringan.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M. Dengan adanya Forkom UMKM diharapkan para pelaku UMKM dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran, pengalaman dan ilmu antar pelaku UMKM, tutur Tina.

Selanjutnya adalah paparan materi tentang Membangun Motivasi dan Spirit Wirausaha yang disampaikan oleh Sri Astuti, S.Sos., M.I.Kom. bahwa pentingnya sikap Diri Positif atau Mental sebagai langkah awal untuk memungkinkan seseorang menangani stres dan menjaga hubungan yang sehat dengan orang lain.

Disampaikan pula tentang Penguatan Kapasitas Kelembagaan UKM oleh Riana Ambarsari, S.Sos,. M.I.Kom. Hal ini sangat penting dikarenakan melalui pengurusan izin usaha tentu akan dapat memperkuat peluang pelaku UMKM dalam mendapatkan berbagai skim bantuan dari pemerintah.

Launching Makan Enak, Hemat Dengan GoFood PAS Yogyakarta

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Launching Makan Enak, Hemat Dengan GoFood PAS Yogyakarta, diikuti oleh 30 infuluencer dari Jogja, acara tersebut diselenggarakan pada Hari Rabu, 05 Juni 2024, bertempat di A&M Co Yogyakarta.

Komitmen dan semangat Gojek dan Grup GoTo untuk Indonesia ini diapresiasi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Dra. Tina Hastani “Sektor pariwisata dan kuliner merupakan daya tarik Yogyakarta bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Yogyakarta memiliki banyak pilihan kuliner legendaris dengan harga yang masih terjangkau.

Total UMKM di Yogyakarta kini telah mencapai 345.000 unit dan di Kabupaten Sleman sudah mencapai lebih dari 100rb unit, kami berharap jumlah ini dapat terus bertambah seiring semakin menjamurnya usaha kuliner rumahan di setiap blok maupun wilayah yang dekat dengan objek wisata.”

“Teknologi GoFood kami lihat dapat membantu pelaku kuliner, utamanya resto UMKM, untuk lebih mudah ditemukan masyarakat, terlebih lagi lewat GoFood PAS, kami harap ini dapat meningkatkan minat masyarakat Yogyakarta maupun wisatawan untuk mencicipi lebih banyak kuliner hemat di sekitar mereka,” tutup Tina.

Bimtek Digital Marketing Tingkat Lanjut | Studi Tiru Ke Jawa Barat

SLEMAN – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman yang bekerja sama dengan NaZMa Office melaksanakan studi tiru ke Kota Bandung. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku UMKM muda berasal dari Kapanewon Depok, Kalurahan Tegaltirto, Kalurahan Margomulyo, dan Kalurahan Banyurejo dengan masing-masing kelurahan mengirimkan 20 peserta. Kegiatan studi tiru tersebut berlangsung selama 3 hari, yaitu sejak hari Senin (20/05) sampai dengan Rabu (22/05).

Bandung Creative Hub sebagai tujuan pertama merupakan suatu wadah dalam menjembatani antara akademisi, komunitas, pebisnis, pemerintah, serta media dalam bidang ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif yang terdapat dalam tempat tersebut terdapat 17 sub sektor, yakni pengembangan permainan, musik, seni rupa, arsitektur, fashion, kuliner, dan lain sebagainya. Peserta diajak untuk mengeksplorasi berbagai hal yang ada di dalam bangunan tersebut.

Tujuan kedua dari studi tiru adalah Kampung Rajut. Selain diajak mengelilingi lokasi tersebut, peserta juga diberi selayang pandang mengenai asal usul Kampung Rajut hingga mampu menjajakan produknya hingga ke luar kota.

“Peserta harus pintar-pintar dalam menentukan tanggal-tanggal bundling untuk melakukan promosi barang dagangannya,” Tutur Kang Eka yang memaparkan mengenai Kampung Rajut.

Di Kampung Rajut, peserta juga diajak untuk melakukan langkah kecil dalam upaya promosi produk dagangannya dengan cara saling follow akun sosial media sesama peserta studi tiru. Langkah ini merupakan salah satu langkah dalam memanfaatkan kemajuan teknologi melalui E-Commerce dan sosial media.

Tujuan terakhir dari studi tiru ini yakni Tahu Susu Lembang, dimana peserta diajak untuk melihat secara langsung produksi tahu susu. Peserta juga diberitahu tentang cara Tahu Susu Lembang melakukan branding, yaitu melalui WhatsApp Business dan Instagram. Fungsi dari penggunaan sosial media tersebut adalah untuk menarik konsumen datang ke toko. Tahu Susu Lembang juga tak jarang menggandeng pihak media untuk meliput setiap agenda yang ada dengan tujuan agar masyarakat lebih familiar dengan Tahu Susu Lembang. Selain itu, promosi yang dilakukan juga mengikuti perkembangan yang sedang tren seperti saat ini yaitu dengan melakukan pembuatan reels sebagai salah satu upaya untuk dapat meningkatkan penjualan. Promosi yang Tahu Susu Lembang lakukan juga dengan cara mengajak para influencer untuk memberikan review lokasi tersebut yang sesuai dengan segmen konsumennya.

Hadirkan KID DIY, Dinkop UKM Sleman Sosialisasikan Monev Keterbukaan Informasi Publik

SLEMAN – Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman, Ibu Tina Hastani, M.M., memimpin langsung penyelenggaraan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik bagi seluruh pegawai, Kamis (25/6/2024).

Dalam acara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paramadhana 1 kantor Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, beliau menyampaikan keprihatinannya akan hasil monev di tahun 2023 sehingga perlu perbaikan dalam transparansi dan penyampaian informasi kepada publik.

“Kegiatan ini penting sekali dilakukan, mengingat pada tahun 2023 lalu, kita hanya mendapatkan skor 56 dalam penilaian keterbukaan informasi publik, sehingga instansi ini masuk dalam kategori kurang informatif. Dengan kegiatan ini, saya berharap kita dapat segera mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki pelayanan kita terhadap masyarakat, khususnya dalam keterbukaan informasi publik,” tegasnya.

Komisioner Komisi Informasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (KID DIY), Wawan Budiyanto, selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap komitmen pimpinan dan tekad Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman dalam Keterbukaan Informasi Publik.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa yang menjadi dasar pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) ini adalah Perda DIY No. 4/2021 tentang Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik. Monev berfungsi untuk menilai kinerja perangkat daerah, memberikan penghargaan kepada instansi yang berkinerja baik, serta memungkinkan masyarakat untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan informasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Proses monitoring dan evaluasi (monev) melibatkan beberapa langkah penting, dimulai dengan registrasi di laman e-Monev KID DIY, dilanjutkan dengan pengisian Self-Assessment Questionnaire (SAQ) untuk menilai tingkat keterbukaan informasi, setelah itu, pemantauan dilakukan melalui dashboard atau portal khusus yang menyediakan data dan informasi terkini mengenai kinerja keterbukaan informasi publik.

BIMTEK DIGITAL MARKETING TINGKAT LANJUT (PUPM)

SLEMAN – Dalam rangka membantu para pelaku UMKM muda dalam menghadapi tantangan penjualan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimtek Digital Marketing Tingkat Lanjut yang bekerja sama dengan NaZMa Office, bertempat di Platinum Adisucipto Hotel & Conference dan diikuti oleh 40 pelaku UMKM dari Kalurahan Tegaltirto dan Kapanewon Depok. (07/05)

Digital marketing adalah proses pemasaran atau promosi suatu brand, produk, atau jasa yang dilakukan melalui media digital, seperti internet, media sosial, dan email.

Bimtek tersebut dilaksanakan selama 2 hari, dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, MM., adapun materi yang di bawakan, diantaranya Digital Marketing FB Ads dan FB Marketplace, Branding Foto dan Video untuk Meningkatkan Audiens di Sosial Media, Strategi Sukses Reseller: Mengoptimal Digital Marketing untuk Generasi Z, serta Bimbingan Teknis Digital Marketing.

Dalam Sambutanya Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyampaikan, “kegiatan pelatihan digital marketing ini bisa menjadi peluang solusi terbaik bagi para pelaku UMKM, apalagi materi-materi yang akan dibawakan tentunya sesuai dengan masalah yang dihadapi saat ini”

Bimtek Kemasan Produk (PUPM) 16 Angkatan

SLEMAN – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimtek Kemasan Produk bagi para pelaku UMKM di wilayah Sleman selama 8 hari, di beberapa lokasi di Kabupaten Sleman, sejak Senin (22/04).

Kegiatan PUPM ini diusulkan oleh Pemerintah Kapanewon atau Pemerintah Kalurahan di Kabupaten Sleman. Total sejumlah 16 kelas yang terdiri dari 12 Kalurahan dan 4 Kapanewon, dan setiap kelas terdiri dari 25 peserta.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman dalam teknik desain dan kreativitas membuat kemasan produk makanan/minuman, agar lebih menarik minat konsumen dan meningkatkan nilai jual produk. Harapannya, hal ini berdampak pada pengembangan usaha UMKM.

Dengan menggunakan desain kemasan yang menarik, maka akan membantu pemasaran produk, dikarenakan dalam desain kemasan tersebut tercantum informasi penting seperti merek bisnis, jenis produk, label produk, tanggal kadaluarsa, kandungan gizi,serta alamat dan keterangan produsen.

Selain itu penggunaan desain kemasan juga dapat meningkatkan brand awarness dan kualitas produk, karena semakin dikenal sekaligus dipercaya oleh konsumen dan calon konsumen baru.

Sosialisasi Penghargaan Nata Sembada Bagi Forkom UMKM Tingkat Kalurahan Tahun 2024

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelengarakan Sosialisasi Penghargaan Nata Sembada Bagi Forkom UMKM Tingkat Kalurahan Tahun 2024, acara tersebut bertempat di Prima SR Hotel and Convention pada Rabu, 17 April 2024.

Dalam sambutanya Bupati Sleman, Kustini menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan upaya untuk mengembangkan Forkom UMKM Kalurahan di lingkungan Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut, Plt Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Tina Hastani melaporkan bahwa Penghargaan Nata Sembada tidak hanya menjadi evaluasi saja, namun juga sebagai wujud pembinaan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten terhadap keberadaan Forkom baik di tingkat Kalurahan, Kapanewon maupun Kabupaten.

Kegiatan tersebut merupakan penghargaan peratama kali yang dilaksanakan ditahun 2024, ditujukan sebagai aprisiasi kinerja bagi pengurus Forkom tingkat Kalurahan.

Forum Komunikasi UMKM dibentuk berdasarkan pada Peraturan Bupati Sleman Nomor 49 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembentukan Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Forkom UMKM mempunyai tugas untuk mewadahi kegiatan usaha, sebagai media dan juga berkolaborasi guna kemajuan bersama menuju UMKM naik kelas.

Harapannya acara ini dapat mendorong semua Kalurahan untuk selalu mengembangkan ide dan inovasinya dalam kegiatan peyelenggaraan pemerintahan, ujar Tina.

Silaturahmi Forkom UMKM Bersama Bupati

SLEMAN – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kinerja UMKM, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan “Silaturahmi Forkom UMKM Bersama Bupati”, acara tersebut digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Rabu, 03 April 2024.

Diikuti oleh perwakilan dari pengurus Forum Komunikasi UMKM tingkat Kapanewon dan Kalurahan yang berada di Kabupaten Sleman, Ada 17 Forum Komunikasi UMKM tingkat Kapanewon dan 86 Forum Komunikasi UMKM tingkat Kalurahan serta Forum komunikasi UMKM kabupaten.

Dalam sambutannya Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan, sebagai penggerak perekonomian, UMKM
memiliki peran penting dalam memulihkan kondisi perekonomian, melalui kesempatan ini Kustini mendorong para pelaku UMKM untuk terus kreatif berinovasi menciptakan berbagai produk sesuai dengan kebutuham maupun selera pasar.

Kustini mengharapkan agar semua pihak yang hadir untuk berupaya mendukung peningkatan kualitas UMKM Sleman serta berharap forum ini dapat menjembatani setiap pelaku UMKM untuk saling bertukar pikiran dan menciptakan inovasi untuk memajukan UMKM.

Inkubator Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM di Wilayah Kalurahan Madurejo

Salam UMKM Sembada
Kabar gembira nih teruntuk UMKM Di Wilayah Kalurahan Madurejo, Prambanan yang pengen mengembangkan usahanya.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman akan mengadakan Inkubator Kewirausahaan Bagi Pelaku UMKM di Wilayah Kalurahan Madurejo pada :

In Class
• Selasa – Kamis, 23 – 25 April 2024
• 08.00 WIB – Selesai
• Front One Resort Jogja
Studi Banding
• Selasa – Kamis, 4 – 6 Juni 2024
• 08.00 WIB – Selesai
• Jawa Timur

Segera Daftarkan Diri jika Anda :
• Pria dan Wanita Usia 17 s.d 50 tahun
• Beridentitas di wilayah Kalurahan Madurejo (dibuktikan dengan KTP)
• Memiliki Usaha dan telah berjalan minimal selama 1 tahun
• Memiliki omset maksimal 5 juta/bulan
• Memiliki NIB dan terdaftar di SATU DATA UMKM

Fasilitasi bagi peserta :
• Ilmu Bisnis yang Aplikatif dari Narasumber berpengalaman
• Studi banding Ke UMKM Unggulan di Jawa Timur selama 3 Hari 2 Malam
• Uang transport & Uang saku Studi banding
• Tas
• T-Shirt / Kaos Peserta
• ATK (Blocknote & Ballpoint)
• Sertifikat
• Pendampingan dalam pengembangan usaha

Link pendaftaran
*Link Aternatif bit.ly/InkubatorKewirausahaan2024 (Hanya gunakan jika terjadi kendala di Link Utama)
Mohon untuk mengisi data dengan cermat dan sesuai data diri yang dimiliki (KTP)

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia