Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: admin

Kunjungan Bupati

Kunjungan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman dalam rangka menyatukan visi dan misi serta mengenal lebih dalam para pegawai di Dinas Koperasi dan UKM

Konsultasi PLUT : Jelang Pasar Lebaran, Pameran Produk UKM Sleman

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan rutin di saat bulan Ramadhan yaitu Pasar Lebaran. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 29 April 2021 sampai dengan 02 Mei 2021, pada jam 09.00 – 21.00 WIB.

Lantaran digelar pada masa Pandemi COVID-19, kegiatan ini pun dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. Pameran yang sudah memperoleh izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman ini merupakan jawaban atas keinginan para pelaku UKM di Kabupaten Sleman yang mengharapkan adanya pameran untuk penjualan produk-produknya. Sehingga hal ini bisa ikut serta menggerakan roda perekonomian serta mempercepat upaya pemulihan ekonomi.

Untuk memaksimalkan acara, maka pameran ini tak hanya dilaksanakan secara offline, namun digelar pula secara online sehingga bisa diikuti oleh masyarakat secara lebih luas.

Adapun persyaratan peserta :

1. Merupakan pelaku usaha di kabupaten sleman dan telah terdaftar di Satu Data UMKM Sleman
2. Sudah memiliki IUMK dan NIB
3. Produk kuliner memiliki izin edar PIRT atau BPOM
4. Untuk kategori fashion dan craft, memiliki label informasi produk dan packaging
5. Properti display wajib membawa sendiri

Konsultasi PLUT : Cara Produksi yang Baik

Good Manufacturing Practice atau GMP (CPB) adalah sebuah konsep manajemen yang berbentuk prosedur dan cara kerja untuk menghasilkan produk. Seluruh produk yang dihasilkan ini wajib memenuhi standar yang ada dengan tingkat perbedaan yang rendah.

Praktik GMP sendiri bisa diterapkan di berbagai bidang industri, termasuk manufaktur. Sayangnya, di industri manufaktur tidak mudah untuk menerapkan GMP karena adanya berbagai faktor dan indikator yang harus diperhatikan agar konsep ini bisa berjalan dengan optimal.

Simak pembahasan GMP Selengkapnya dalam program konsultasi PLUT bertajuk ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan melalui Trijaya FM pada Kamis, 15 April 2021 mulai pukul 10.15 WIB.

Anda bisa ikut serta dalam diskusi tersebut dengan menghubungi nomor WhatsApp 0819 9800 9700

Pembinaan dan Pelepasan Pegawai Purna Tugas

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menggelar acara Pembinaan Pegawai dan Pelepasan Pegawai Purna Tugas di Hutan Pinus Becici, Dlingo pada Minggu, 11 April 2021

Membuat Materi Media Sosial yang Menarik

Media sosial menjadi media yang efektif dalam promosi dan pemasaran produk. Namun hal itu tidak bisa dilakukan sambil lalu. Dibutuhkan konsistensi serta kemampuan dalam mengolah pesan serta desain yang menarik perhatian calon konsumen.

Nah di antara sekian banyak ide, 4 tipe konten berikut ini bisa Anda pertimbangan sebagai bahan materi unggahan di media sosial. Berikut rinciannya ;

1. Konten Inspiratif

Kebanyakan Bisnis terlalu berfokus menginformasikan betapa bagusnya produk mereka. Mulai dari spesifikasi, harga, dan lainnya. Yang Bisnis sering lupa adalah setiap calon pelanggan pasti memiliki Life Goals masing-masing. Bisnis seharusnya bisa menghubungkan bagaimana produk ataupun jasa mereka dapat membantu si calon pelanggan untuk mencapai Goals mereka. Dan ini bisa diraih melalui Konten Inspirasi (dan Konten Edukasi).

Setiap target audience akan memiliki interest dan pain point yang berbeda-beda, dan ini akan mempengaruhi bagaimana kita harus membuat konten inspirasi.

Sebagai contoh, coba perhatikan dua konten dari brand teknologi Huawei.

Keduanya mencoba menginspirasi 2 target market yang berbeda untuk salah satu produk tablet mereka.

Untuk audience Millenials, Huawei menampilkan bagaimana mereka akan memiliki kemudahan untuk bekerja secara mobile sambil menikmati hidup. Sesuatu yang sangat didambakan oleh anak-anak muda jaman sekarang.

Namun, untuk target market Orang tua (Parents), mereka menyuguhi gambar dimana tablet Huawei bisa mengasah minat dan bakat anak-anak sejak dini.

Ini adalah sesuatu yang didambakan oleh kebanyakan orang tua atas anak-anak mereka.

2. Konten Edukatif

Konten yang memberikan edukasi terhadap followernya dan dan menjawab pertanyaan yang sering muncul.

Contoh :
Jumlah share dan save dari setiap postingan meningkat. Para follower melihat postingan ini bukan sekedar menginspirasi tapi memberikan detail lengkap dari tempat wisata tersebut.

Tapi yang lebih keren-nya lagi…

Bookingan untuk trip service di Bali naik drastis. Ternyata, dengan mengedukasi audience dan membuat konten yang menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan (Frequently Asked Questions), saya dilihat sebagai ‘Expert’-nya Bali. Dan ketika mereka melihat saya juga menyediakan service berlibur di Bali, mereka sudah punya kepercayaan terhadap Brand saya dan memilih Liburan Bali.

Lalu seperti apa sih Konten-Konten Edukasi?

Coba deh perhatikan Instafeed kamu, saat ini banyak sekali Postingan yang menginspirasi dengan menggunakan konsep Microblogging Carousel.

Intinya sih postingan-postingan ini mengajarkan audience-nya practical mini lessons yang tujuannya sih sama.. Yaitu mewujudkan Life Goals.

3. Konten Hiburan

Contoh Konten Hiburan

Boleh sekali-kali membuat postingan ataupun Instagram Stories dengan konten-konten yang tujuannya untuk menghibur audience-mu. Bisa dengan permainan template, giveaway ataupun sekedar sharing pembahasan yang ringan tapi yang perlu diingat adalah harus tetap harus ada korelasi sama niche/ pasar supaya tidak out of topic

Caranya bagaimana?

Belakangan ini Instagram banyak mengeluarkan fitur-fitur baru, seperti yang ada di Fitur Instagram Stories, mulai dari feature Filter ala Snapchat & TikTok, Polling, Ask Questions, Stickers GIFs dan masih banyak lagi.

Silahkan coba deh cari ide-ide konten menghibur yang bisa dikombinasikan dengan fitur-fitur di atas. Dengan melakukan ini kita dapat menonjolkan karakter dan value-value dari bisnis kita.

4. Konten Kekinian

Ini adalah salah satu konten yang dapat digunakan untuk meningkatkan awareness dan engagement akun Instagram. Caranya adalah mengaitkan bisnismu dengan berita, event ataupun aktifitas yang lagi trending saat ini.

Contohnya :

Campaign Mannequin Challenge dari Star Wars fans untuk mempromosikan event mereka, karena mereka first to share, hasilnya mereka mendapatkan awareness yang tinggi sekali.

Selain Challenges, bisnis juga bisa mencari ide konten kekinian melalui berita-berita atau event yang sedang trending. Misalkan ditengah pandemik COVID-19 ini, kita bias menampilkan konten-konten yang menampilkan bagaimana cara beradaptasi di era New Normal ini.

Penasaran bagaimana ulasan selengkapnya? Simak dalam program Warung Sebelah di Trijaya FM bersama Konsultan PLUT Sleman Bayu Bharotodiasto pada Kamis, 8 April 2021 mulai pukul 10.15 WIB. Anda juga bisa ikut serta dalam diskusi dengan mengirimkan pertanyaan melalui nomor WhatsApp 0819 9800 9700

Bagaimanakah Cara Memeriksa Kesehatan Usaha?

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi performa bisnis. Satu di antaranya adalah kesehatan usaha. Kesehatan usaha ini pun terdiri atas berbagai indikator. Antara lain ;

1. Aspek Keuangan (Laporan Keuangan)
a. Kondisi Penjualan Produk
b. Kondisi Arus Kas
c. Kondisi Hutang
d. Kondisi Laba / Rugi Usaha
e. Rasio keuangan dan trend

2. Aspek Pemasaran
a. Adakah peningkatan jumlah pelanggan tetap
b. Apakah sudah memiliki database pelanggan
c. Apakah sudah memiliki sarana pemasaran online
d. Bagaimana kecenderungan pola pembelian pelanggan tetap, meningkat atau tidak

3. Aspek SDM
a. Apakah karyawan kerap datang terlambat atau tidak masuk kerja.
b. Apakah karyawan memiliki inisiatif yang baik dalam menyelesaikan masalah.
c. Apakah gaji karyawan dibayar tepat waktu.
d. Apakah hasil kerja karyawan memenuhi standar perusahaan.
e. Apakah karyawan Anda sering berganti-ganti dalam hitungan bulan
f. Adakah fasilitas pelatihan dan jenjang karir bagi karyawan

4. Aspek Produksi
a. Cek Persediaan Produk
b. Standarisasi produksi dan sertifikasi produk
c. Ketersediaan bahan baku untuk produksi

5. Aspek Legalitas
a. Apakah usaha kita sudah memiliki legalitas dari pihak berwenang
b. Manfaat legalitas bagi UMKM :
Mendapatkan kepastian dan jaminan hukum
Mendapatkan pendampingan usaha
Kemudahan dalam akses pembiayaan

Seperti apa penjabaran selengkapnya? Simak dalam program ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan melalui TRIJAYA FM pada Kamis, 1 April 2021 mulai pukul 10.15 WIB. Anda bisa ikut serta berdiskusi atau memberikan pertanyaan melalui nomor WhatsApp 081998009700

Tips Belanja Aman dengan Menjadi Konsumen Cerdas

Konsumen yang cerdas dapat menghindarkan diri dari kecurangan-kecurangan dalam transaksi jual beli. Konsumen yang cerdas juga memiliki kemampuan dalam memastikan bahwa barang yang dibeli sudah sesuai dengan keinginan serta merupakan produk yang baik dan aman.

Sayangnya, tak sedikit di antaranya yang tak mengetahui hal-hal paling mendasar dalam transaksi jual beli. Utamanya transaksi jual beli secara online. Sehingga tidak heran banyak praktik penipuan maupun menerima barang yang tak sesuai dengan yang diiklankan.

Beberapa langkah itu, antara lain ;

1. Cek Kemasan

Merupakan langkah yang pertama. Jika pernah mendengar pepatah yang mengatakan bahwa jangan menilai sesuatu dari bungkusnya, maka ini tampak tidak berlaku dalam memilih produk yang akan dibeli. Konsumen hendaknya memastikan bahwa kemasan produk masih dalam keadaan baik bahkan sempurna, tidak ada retak, sobek, penyok, kempis dan lain sebagainya.

2. Cek Label produk

Konsumen harus memastikan bahwa produk yang dibeli memang aman, seperti mengecek informasi yang terdapat dalam label termasuk komposisi dan kandungan produk tersebut.

3. Cek Izin edar produk yang akan dibeli

Izin edar akan tertulis pada produk berupa deretan angka tertentu yang diawali dengan BPOM atau P-IRT.

Bisa saja suatu produk aman untuk dikonsumsi namun belum memiliki nomor pendaftaran sehingga tidak ada yang menjamin keamanannya. Demi keamanan konsumen, disarankan untuk memilih produk yang berizin edar.

4. Cek Kedaluwarsa produk

Konsumen wajib memastikan produk yang dibeli tidak melebihi waktu yang dijamin aman untuk mengkonsumsi produk tersebut.

Nah, mengingat pentingnya hal itu, konsultasi PLUT ‘Warung Sebelah’ edisi Kamis 25 Maret 2021 akan membedah tentang kiat-kiat menjadi konsumen yang cerdas. Ikuti diskusinya melalui siaran Trijaya FM mulai pukul 10.15 WIB. Anda juga ikut serta dalam diskusi dengan mengirim pesan melalui nomor WhatsApp 081998009700. (*)

Bagaimana Melakukan Analisa SWOT untuk Kemajuan Usaha?

Sebagai pemilik usaha tentunya Anda berkeinginan untuk memiliki perkembangan usaha yang semakin baik. Konsekuensinya adalah, Anda harus memahami ilmu bisnis dengan baik supaya dapat mengikuti perkembangan yang terus terjadi.

Hal itu dapat diketahui secara komprehensif dengan melakukan analisa SWOT yang mendalam.

Apa itu analiasa SWOT?

SWOT dipopulerkan oleh Albert S Humphrey; merupakan singkatan dari Strength, Weakness, Oportunity dan Threat.

1. Faktor Internal Analisis SWOT

Terdiri dari Strength dan weaknes yang menggambarkan kondisi usaha pada umumnya tanpa melihat fakor external, dengan cara melihat kekuatan dan kelemahan usaha kita dibanding pesaing.

Mengukur kekuatan:

a. Apa Kelebihan usaha kita
b. Apa yang membuat usaha kita lebih baik dari kompetitor
c. Apa Keunikan usaha kita
d. Penyebab konsumen membeli produk kita
e. Manfaat terbesar yang dirasakan oleh konsumen

Mengukur kelemahan:

a. Apa yang menyebabkan kita kehilangan pelanggan
b. Hal apa yang dilihat dan dirasakan oleh konsumen sebagai suatu kelemahan
c. Hal-hal apa yang bisa ditingkatkan dalam usaha kita
d. Hal-hal apa yang harus dihindari oleh usaha kita
e. Apa yang dilakukan oleh pesaing sehingga mereka lebih baik dari usaha kita

2. Faktor Eksternal Analisis SWOT

Terdiri dari peluang dan ancaman (oportunity dan threat), menunjukan kondisi yang terjadi di luar usaha kita, bisa mendukung usaha kita dan bisa juga sebagai penghalang. Kejadiannya diluar kendali kita, tugas kita mengantisipasi dan menyiapkan diri agar tidak berdampak buruk bagi usaha kita

Melihat Peluang :

a. Tren dan perubahan apa yang terjadi yang bisa berdampak dengan usaha kita
b. Apa hal-hal baik yang terjadi dan itu berdampak positif bagi usaha kita
c. Perkembangan politik, sosial ,ekonomi, dan teknologi apa yang berdampak positif bagi perusahaan

Melihat Ancaman :

a. Hambatan apa yang kita hadapi sekarang
b. Hal penting apa yang dilakukan oleh pesaing
c. Perkembangan apa saja yang menyebabkan ancaman bagi usaha kita
d. Adakah peraturan pemerintah yang akan mengancam perkembangan usaha

Analisa SWOT akan menjadi modal dasar dalam menentukan strategi apa yang terbaik dalam menjalankan bisnis.

1. Saat usaha kita memiliki banyak strength dan disisi lain opportunity terbuka luas (pertemuan SO), strategi kita adalah agresif (menyerang)
2. Saat usaha kita memiliki banyak kekuatan namun tingkat persaingannya sangat ketat (pertemuan ST), strategi yang kita pilih adalah diferensiasi (memiliki pembeda yang tegas dengan kompetitor)
3. Saat perusahaan memiliki banyak kelemahan dan persaingan semakin ketat (pertemuan WT),Strategi dipilih adalah defensive (bertahan), dengan kata lain yang penting bisa bertahan dan menggaji karyawan.
4. Saat usaha kita memiliki banyak kelemahan disisi lain banyak peluang terbuka di pasar (pertemuan WO) maka strategi yang perlu diambil adalah turn around (mengubah produk Anda atau mengubah model bisnis yang Anda jalani).

Nah, pembahasan terkait anaslisa SWOT ini akan dibahas tuntas dalam program ‘Warung Sebelah’ bersama Konsultan PLUT Sleman J Rahmat Sudrajat yang disiarkan langsung melalui Trijaya FM pada hari Kamis, 18 Maret 2021 mulai pukul 10.15 WIB. Anda juga bisa ikut serta dalam diskusi dengan menghubungi nomor WhatsApp 081998009700

Membangun Pencitraan Visual Produk Melalui Foto

Foto berperan sangat besar dalam membentuk pencitraan. Termasuk di antaranya pencitraan sebuah produk. Foto sendiri merupakan bentuk pencitraan secara visual. Biasanya berupa gambar diam baik berwarna maupun hitam-putih yang dihasilkan oleh kamera yang merekam suatu objek, kejadian atau keadaan pada suatu waktu tertentu. Berfungsi sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan maksud dan tujuan tertentu berdasarkan dari obyek yang divisualkan. Foto juga dapat berperan sebagai alat promosi, penyampai informasi maupun unjuk prestasi.

Dalam promosi dan pemasaran produk diperlukan konten yang menarik. Sehingga mampu mencuri perhatian konsumen hingga berlanjut pada pembelian. Banyak yang beranggapan bahwa foto produk yang bagus dihasilkan oleh kamera mahal dan dilengkapi oleh peralatan berkualitas tinggi. Namun ternyata hal tersebut bukan satu-satunya cara.

Jika bisnis Anda mempunyai alokasi dana terbatas untuk membeli kamera profesional, Anda bisa memanfaatkan smartphone sebagai alat alternatif. Kualitas foto produk yang dihasilkan smartphone bisa disandingkan dengan hasil dari kamera profesional dengan beberapa proses editing setelah pemotretan.

Nah apa saja hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam membuat kemasan visual yang baik? Simak penjelasan lengkapnya dalam program acara ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan di Trijaya FM pada Kamis, 4 Maret 2021 mulai pukul 10.15 WIB.

Anda bisa ikut serta berdikusi atau bertanya dengan mengirimkan pesan melalui nomor WhatsApp 081998009700.

Meningkatkan Penjualan Melalui Strategi Kemasan Produk

Kemasan produk merupakan salah satu faktor yang mendorong seseorang memutuskan untuk membeli atau tidak sebuah produk.

Bagaimana pun desain kemasan memiliki satu nilai tambah yang bisa dijadikan sebagai perangkap emosional terbaik yang mampu dalam menjaring konsumen. Dalam konteks komunikasi visualnya, bentuk kemasan sudah menjadi salah satu bagian yang harus dipikirkan oleh tim marketing perusahaan.

Hal inilah yang akan menjadi bahasan utama dalam program Konsultasi PLUT Sleman ‘Warung Sebelah’ yang disiarkan di Trijaya FM, pada Kamis (25/2/2021) mulai pukul 10.15 WIB.

Fungsi Penting dari Packaging/Kemasan

Bagi para konsumen, merek dan kemasan akan mampu menambah nilainya bagi konsumen. Dengan adanya persepsi dan keyakinan atas produk yang menyebabkan konsumen ingin sekali terasosiasikan dan membelinya, sehingga para konsumen tidak akan segan untuk membayar mahal dalam mendapatkan produk dengan merek dan kemasan tertentu.

Berikut ini merupakan beberapa fungsi penting dari kemasan yang harus lebih diperhatikan lagi oleh para oleh produsen:

1. Sebagai Tempat Produk

Untuk menentukan daya muat dari sebuah kemasan harus diketahui terlebih dahulu bagaimana berat dan jenis produk yang akan ditempatkan kedalam kemasan tersebut. Karena itulah dalam membuat kemasan dari suatu produk diperlukan adanya penentuan desain yang khusus, apakah menggunakan kemasan berwujud kotak, kaleng, tube maupun dalam botol agar dapat sesuai dengan produknya. Selain itu kemasan juga dapat memberikan berbagai kemudahan serta dapat melindungi produk dalam hal pendistribusiannya. Syarat minimum dari kemasan dari suatu produk adalah dari kemasan harus dapat melindungi keutuhan dari isi produk.

2. Sebagai Identifikasi Produk

Identifikasi dari sebuah produk sangat penting karena biasanya produk perusahaan akan dijual bersama dengan produk lainnya yang sejenis. Karena itulah kemasan produk dapat digunakan untuk membedakannya dengan produk yang lain yang sejenis dan sudah dihasilkan oleh produsen lain.

3. Memudahkan Penggunaan Produk

Fungsi lain dari kemasan produk adalah untuk lebih memudahkan para konsumen dalam menggunakan produk. Kemudahan bagi para konsumen dalam arti kemasan yang lebih mudah untuk dibuka, isinya mudah dikeluarkan dan mudah untuk dibawa kemanapun.

4. Mewakili Promosi Produk

Kemasan yang dapat melindungi dan memudahkan dalam hal penggunaan produk juga akan semakin menambah nilai jual dan promosi dari produk tersebut. Biasanya barang konsumsi yang ada dipasar swalayan atau dari toko-toko eceran akan diletakkan berdekatan dengan produk pesaing. Promosi barang tersebut juga sangat bergantung kepada kemasan, karena kemasan juga memiliki pengaruh yang lebih besar dalam pajangan untuk memikat para konsumen. Perbaikan kemasan merupakan cara yang paling efektif dalam usaha untuk menarik konsumen-konsumen baru.

Alasan Utama Mengapa Kemasan Sangat Diperlukan:

1. Kemasan sebagai pelindung produk yang masih dalam perjalanannya dari produsen menuju konsumen agar produk tersebut tidak sampai rusak. Untuk beberapa jenis produk yang dapat membahayakan anak-anak biasanya akan diberi kemasan pelindung khusus. Selain itu barang yang diberikan kemasan biasanya menjadi lebih bersih dan cukup menawan.

2. Melalui kemasannya melakukan identifikasi produk menjadi lebih efektif. Kemasan merupakan satu-satunya cara bagi perusahaan untuk membedakan produk-produknya. Para pengecer juga sudah mengakui bahwa kemasan yang mengandung ciri-ciri khusus seperti promosi dan perlindungan barang lebih efektif untuk meningkatkan penjualan dan mengurangi biayanya karena rusaknya sebuah produk.

3. Bentuk dan ciri dari sebuah kemasan yang sedemikian menariknya akan semakin menggundang rasa penasaran dari para pelanggan dan mereka kebanyakan akan bersedia untuk membayar lebih mahal hanya untuk sekedar memperoleh produk dengan kemasan istimewa tersebut. Peningkatan laba juga bisa didapatkan melalui efisiensi biaya pemasaran yang akan diperoleh dari kemasan yang lebih efektif. Kemasan yang dapat melindungi produk, kemasan yang memberikan ciri-ciri promosi pada produk, semuanya ini akan dapat menekan biaya, baik itu adalah biaya kerusakan dan biaya advertensinya.

Inovasi dari sebuah produk yang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan, karena sebuah produk biasanya sangat rentan terhadap terjadinya perubahan kebutuhan dan selera dari para konsumennya, teknologi, siklus hidup produk yang lebih singkat, serta semakin meningkatnya persaingan domestik dan luar negeri. Inovasi produk yang dilakukan harus melalui hasil penelitian pasar yang matang, sehingga dapat menghasilkan sebuah produk yang benar-benar sesuai dengan selera pasar. Meskipun bagi perusahaan sendiri akan lebih mementingkan mutunya, akan tetapi apabila perusahaan tidak memperhatikan selera dari para konsumen, maka akan menyebabkan produknya semakin tidak diminati oleh pasar, bahkan para konsumenpun akan langsung beralih pada produk yang lainnya, sehingga penjualan akan menjadi semakin menurun drastis. (*)

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tersedia