Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: admin

Penghargaan Nata Sembada kepada Forum Komunikasi (Forkom) UMKM tingkat kalurahan

SLEMAN — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Penghargaan Nata Sembada kepada Forum Komunikasi (Forkom) UMKM tingkat kalurahan, sebagai bentuk apresiasi dan upaya pemberdayaan lembaga UMKM di wilayah Sleman.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025, bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) Ke-42, bertempat di Lapangan Pemda Sleman.

Penghargaan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang telah dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli 2025, dengan melalui beberapa tahap, yakni sosialisasi, penilaian, penentuan pemenang, dan penyerahan penghargaan. Sebanyak 17 Forkom UMKM kalurahan yang telah ditunjuk oleh masing-masing Kapanewon mengikuti proses penilaian tersebut.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendukung pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sleman, khususnya misi keempat, yaitu mewujudkan keadilan sosial ekonomi melalui sektor pertanian, UMKM, pariwisata, serta sektor ekonomi inklusif dan kreatif.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan Forum Komunikasi UMKM di tingkat kalurahan semakin berdaya saing, inovatif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

Berikut daftar penerima Penghargaan Nata Sembada Tahun 2025:

  • Juara I: Forkom UMKM Kalurahan Nogotirto, Gamping
  • Juara II: Forkom UMKM Kalurahan Girikerto, Turi
  • Juara III: Forkom UMKM Kalurahan Tamanmartani, Kalasan
  • Juara Harapan I: Forkom UMKM Kalurahan Trimulyo, Sleman
  • Juara Harapan II: Forkom UMKM Kalurahan Margoagung, Seyegan
  • Juara Harapan III: Forkom UMKM Kalurahan Minomartani, Ngaglik
  • Kategori Forkom UMKM Bertumbuh: Forkom UMKM Kalurahan Sumberrejo, Tempel

Melalui kegiatan ini, Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas Forkom UMKM Kalurahan yang tersebar di wilayah Sleman sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi bagi Pengawas Koperasi Usaha Simpan Pinjam

SLEMAN — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi, khususnya bagi para pengawas koperasi yang bergerak di bidang usaha simpan pinjam, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Koperasi bagi Pengawas Koperasi Usaha Simpan Pinjam. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dari tanggal 15 hingga 18 September 2025.

Pelatihan diikuti oleh 50 perwakilan koperasi dari seluruh wilayah Kabupaten Sleman, baik yang menerapkan pola konvensional maupun pola syariah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta dalam bidang perkoperasian, serta memperkuat kapasitas dan kompetensi para pengawas koperasi. Pengawasan yang baik diharapkan mampu mendorong koperasi menjalankan usaha dan kegiatan perkoperasiannya secara sehat, transparan, dan akuntabel.

Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran strategis pengawas koperasi. Ia menekankan bahwa pengawas harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional dan bertanggung jawab.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ilmu yang diperoleh hendaknya dapat diterapkan di koperasi masing-masing, guna meningkatkan kinerja dan tata kelola koperasi,” ujar Sutiasih.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pengawas koperasi di Kabupaten Sleman memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan keterampilan yang mumpuni dalam menjalankan tugasnya, demi mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, dan mampu bersaing di era modern.

Dinkop UKM Sleman Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Sosialisasi Anti Korupsi dan Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, pada Jumat (29/8/2025). Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Paramadahana 1 ini diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Koperasi, UKM Sleman.

Dalam kesempatan ini, hadir narasumber dari Inspektorat Kabupaten Sleman, Wawan Hariawan, S.IP., M.Si. selaku Inspektur Pembantu Bidang Investigasi dan Reformasi Birokrasi memaparkan pentingnya penerapan nilai-nilai anti korupsi di lingkungan kerja. Wawan juga menyampaikan mengenai capaian Survei Penilaian Integritas (SPI) yang telah diraih Dinas Koperasi, UKM Sleman pada tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M. menegaskan pentingnya menjaga profesionalitas dalam bekerja tanpa dipengaruhi urusan pribadi. “Dalam lingkungan kerja kita harus profesional, tidak boleh karena masalah pribadi menjadikan nilai SPI rendah. Walaupun itu bawahan kita, kalau saran dan masukannya bagus tetap kita terima. Saya harap dinas kita ini tidak menyumbangkan nilai yang rendah untuk Pemda Sleman,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai Dinas Koperasi, UKM Sleman semakin memahami pentingnya integritas dan pencegahan korupsi dalam melaksanakan tugas. Dengan komitmen bersama, nilai SPI dapat terus meningkat sehingga memberikan kontribusi positif bagi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Kabupaten Sleman.

Pelatihan SDM Koperasi Sleman Tekankan Penguatan Manajemen KSPPS/USPPS

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pelatihan SDM Koperasi Penguatan Keterampilan Manajemen KSPPS/USPPS pada tanggal 25–27 Agustus 2025 bertempat di Ruang Dubai 2. Kegiatan ini diikuti oleh 25 perwakilan koperasi dari wilayah Kabupaten Sleman.

Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang manajemen KSPPS/USPPS, pemahaman regulasi keuangan dan perkoperasian, serta kemampuan koperasi dalam menyusun manajemen pembiayaan syariah. Selain itu, pelatihan juga menekankan pentingnya penerapan prinsip manajemen yang profesional, transparan, serta sesuai dengan nilai-nilai syariah.

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola koperasi merupakan pilar penting dalam membangun ekonomi umat. “Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang manajemen keuangan, pelayanan anggota, serta strategi pengembangan usaha koperasi syariah, sehingga koperasi mampu berkembang lebih sehat, berdaya saing, dan memberi manfaat luas bagi anggota maupun masyarakat,” ujarnya.

Materi pelatihan yang diberikan meliputi:
a. Kebijakan Pemerintah di Bidang Perkoperasian
b. Pemahaman Regulasi Keuangan dan Perkoperasian Terkini
c. Manajemen Strategi
d. Manajemen Pemasaran dan Pembiayaan
e. Evaluasi dan Pengukuran Rencana Strategi
f. Manajemen Personalia
g. Pengukuran Kinerja SDM
h. Regenerasi Kepemimpinan

Melalui pelatihan ini, diharapkan koperasi di Sleman semakin adaptif dalam menghadapi tantangan zaman, serta mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sesuai prinsip syariah.

Workshop Cooperative Business Matching Dorong Peluang Kerjasama Koperasi Sektor Riil

SLEMAN — Sebagai upaya memperkuat daya saing koperasi di sektor riil, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman mengadakan Workshop Cooperative Business Matching dengan mengusung tema “Membangun Jaringan Bisnis Koperasi Yang Berkelanjutan” pada Rabu (20/8) di Grand Serela Yogyakarta. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman Ibu Dewi Pratika Damayanti, S.E., M.E.

Kepala Bidang Koperasi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi penguatan peran koperasi dalam perekonomian. Melalui kegiatan business matching ini, koperasi tidak hanya dipertemukan dengan mitra usaha potensial, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas jaringan pasar, membuka akses permodalan, serta menjalin kolaborasi strategis.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong koperasi untuk lebih inovatif, adaptif, dan profesional dalam mengelola usahanya, sehingga koperasi dapat tampil sebagai pelaku ekonomi yang berdaya saing. Acara ini menghadirkan para pelaku koperasi diantaranya adalah praktisi bisnis, mitra strategis, serta 25 koperasi yang bergerak di sektor riil dan 5 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), untuk menjajaki peluang kerjasama yang lebih luas.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai potensi dan strategi kemitraan koperasi. Narasumber Workshop Cooperative Business Matching adalah Direktur PT. Indotoko Pangan Makmur, Bapak Drs. CD Martanto Haris dan Tim dari Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) Bapak Mustikaningaji Mukti Kusumo.

Direktur PT. Indotoko Pangan Makmur menekankan pentingnya rantai pasok yang solid serta peluang kolaborasi koperasi dalam distribusi pangan. Sementara itu, Tim ABDSI memaparkan strategi pengembangan usaha koperasi berbasis layanan pendampingan bisnis, agar koperasi mampu tumbuh adaptif dan inovatif.

Workshop ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga wadah pertemuan bisnis langsung antara koperasi dengan calon mitra usaha. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin kerjasama yang konkret dalam bidang perdagangan, distribusi, maupun layanan pendukung usaha lainnya.

Dengan adanya kegiatan ini, koperasi di sektor riil diharapkan semakin mampu memperluas jaringan, meningkatkan nilai tambah produk dan layanan, serta memperkokoh peranannya sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sleman.

Workshop Forum Komunikasi UMKM (PUPM) Kapanewon Pakem

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Forum Komunikasi UMKM (PUPM) Kapanewon Pakem pada Senin hingga Selasa, 28–29 Juli 2025 bertempat di Boyong Resto, Pakem. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan pelaku usaha di wilayah Kapanewon Pakem.

Workshop ini merupakan rangkaian terakhir dari total 15 angkatan Workshop Forkom UMKM yang telah dilaksanakan di seluruh wilayah Kapanewon se-Kabupaten Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan peran pengurus Forum Komunikasi UMKM sebagai wadah pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di tingkat lokal.

Acara penutupan workshop secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan workshop tersebut.

“Harapannya, dengan terselenggaranya seluruh rangkaian workshop ini, Forkom UMKM di Kabupaten Sleman dapat semakin solid dan berdaya saing dalam mendampingi pelaku usaha di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Dengan berakhirnya workshop angkatan Kapanewon Pakem ini, Dinas Koperasi UKM Sleman berharap seluruh pengurus Forkom UMKM yang telah mendapatkan pelatihan dapat menjadi motor penggerak kemajuan UMKM di Sleman.

Pengukuhan dan Peresmian Showroom Forkom UMKM Berbah

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman Sutiasih, S.P., M.M. Menghadiri Pengukuhan dan Peresmian Showroom Forkom UMKM pada Senin, 28 Juli 2025, bertempat di Pendopo Kepanjen Kapanewon Berbah. Acara ini turut dihadiri oleh Forkompimcam, Forkompimkal, Anggota DPRD Kabupaten Sleman, serta para ketua Forkom UMKM dari wilayah sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Panewu Berbah, Djaka Sumarsono, A.P., M.Si., secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forkom UMKM Kapanewon Berbah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran pelaku UMKM di tingkat kapanewon.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M., turut hadir dan meresmikan Showroom Forkom UMKM secara simbolis melalui pemotongan pita. Showroom ini diharapkan menjadi pusat promosi produk UMKM lokal dan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Dengan pengukuhan dan peresmian ini, Forkom UMKM Kapanewon Berbah diharapkan semakin solid dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang mandiri dan berdaya saing.

Pelatihan SDM Koperasi SAK EP Bagi Koperasi Konvensional

SLEMAN – Senin, 28 Juli 2025, Kepala Dinas Kopesi dan UKM Kabupaten Sleman, Sutiasih, S.P., M.M. membuka kegiatan Pelatihan SDM Koperasi SAK EP Bagi Koperasi Konvensional, bertempat di Hotel Grand Serela, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian serta kapasitas dan kompetensi SDM koperasi.

Peserta Pelatihan SDM Koperasi SAK EP Bagi Koperasi Konvensional terdiri dari 25 perwakilan dari Koperasi Simpan Pinjam, serta 25 perwakilan koperasi Sektor Ril. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 28 Juli s/d Rabu, 30 Juli 2025. Narasumber berasal dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Devisi Diklat Dekopinda, KAP Sumardi dan Rekan, PKPRI

Sutiasih menyampaikan Apresiasi atas partisipasi dari peserta dan berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang diskusi dan pemecahan permasalahan koperasi, ia berharap pengurus dan pengawas koperasi juga harus adaptif terhadap perkembangan jaman, salah satunya melek teknologi digital.

Adapun materi pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi, Kebijakan Pemerintah di Bidang Perkoperasian, Permenkopukm Nomor 2 Tahun 2024 tentang Kebjakan Akuntansi, koperasi, perpajakan koperasi, pengenalan SAK Entitas Privat, kebijakan akuntansi aset, kebijakan akuntansi liabilitas, kebijakan akuntansi ekuitas, penyajian laporan keuangan dan mengelola permodalan koperasi.

Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran Bagi Petugas Keamanan Dinkop UKM Sleman

SLEMAN – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pelatihan Penanggulangan Bencana Kebakaran bagi petugas keamanan, Rabu (23/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Tirtoadi, Kapanewon Mlati.

Pelatihan diikuti oleh 10 orang petugas keamanan internal Dinas Koperasi dan UKM Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan para petugas dalam menghadapi situasi darurat kebakaran, baik di lingkungan kantor maupun area pelayanan publik lainnya.

Materi pelatihan mencakup pengetahuan dasar tentang penyebab kebakaran, jenis-jenis alat pemadam, serta teknik pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Para peserta juga mengikuti praktik langsung di lapangan untuk mensimulasikan penanganan kebakaran secara cepat dan tepat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petugas keamanan Dinas Koperasi dan UKM Sleman lebih sigap dan terlatih dalam mencegah serta menangani potensi bencana kebakaran di lingkungan kerja.

Prabowo Luncurkan KDMP Nasional, Sleman Jadi Salah Satu Titik Utama

SLEMAN – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar serentak melalui daring, bertempat di Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi Mlati Sleman, Senin (21/7).

Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Presiden RI Prabowo Subianto ditandai dengan penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya gerakan nasional koperasi berbasis desa dan kelurahan tersebut.

Diketahui, KDMP merupakan program strategis nasional yang dicanangkan langsung oleh Presiden Prabowo untuk diimplementasikan di seluruh daerah pada tingkat Desa dan Kelurahan.

Sementara di Kabupaten Sleman, terdapat sebanyak 86 Kalurahan yang telah melaksanakan program KDMP. Bahkan, tiga diantaranya ditunjuk sebagai mockup (model percontohan) nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menjelaskan program KDMP ini merupakan upaya Pemerintah dalam memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan baik itu sembako, pupuk, pelayanan kesehatan, dan sebagainya, dengan memangkas rantai distribusinya dan harga yang terjangkau.

Menurutnya, program KDMP ini juga menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat.

Pada peluncuran ini juga Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi secara langsung kepada seluruh Kepala Daerah beserta jajarannya yang telah mendukung dan mempersiapkan program KDMP di daerahnya masing – masing. Apresiasi disampaikan saat sesi dialog dan paparan secara daring.

Sementara itu, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyatakan dukungannya atas program yang telah diluncurkan Presiden Prabowo, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.

“Saya tentu menyambut baik adanya program ini (KDMP). Ini menjadi salah satu langkah untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat di tingkat Kalurahan,” katanya.

Lebih lanjut, Harda menuturkan dalam mendukung keberlangsungan program KDMP ini, Pemkab Sleman akan melakukan pendampingan dan pembinaan bagi para pengurus dan anggota KDMP.

“Mudah-mudahan KDMP ini betul-betul bisa berkembang. Selanjutnya, tugas Pemerintah Daerah bagaimana pembinaan harus betul-betul jalan, sehingga petugas koperasi bisa bekerja, bisa menjalankan koperasi dengan baik,” jelasnya.

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia