Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

News

Kepala Dinas Koperasi UKM Sleman Hadiri Rapat Anggota Tahunan Koperasi Kokapura Avia

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M., menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kokapura Avia untuk tutup buku tahun 2024. Acara ini berlangsung pada Kamis, 24 April 2025, bertempat di Ruang Rama, Gedung Administrasi Bandara Internasional Yogyakarta.

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan pengawas Koperasi Kokapura Avia, serta seluruh anggota koperasi. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi, sekaligus sebagai forum evaluasi dan perencanaan strategis bagi keberlangsungan koperasi ke depan.

Koperasi Kokapura Avia sendiri merupakan salah satu koperasi unggulan di Sleman yang masuk dalam kategori KUK (Klasifikasi Usaha Koperasi) tingkat 2. Dengan pengelolaan yang profesional dan sistem keuangan yang sehat, koperasi ini mampu membukukan laba sebesar Rp2,3 miliar per tahun. Capaian tersebut menjadikan Koperasi Kokapura Avia sebagai contoh sukses dalam pengembangan koperasi berbasis anggota di lingkungan usaha transportasi udara.

Dengan capaian kinerja yang positif, Koperasi Kokapura Avia diharapkan terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota serta mendorong pertumbuhan koperasi yang sehat dan berdaya saing di Kabupaten Sleman. Kehadiran Kepala Dinas Koperasi UKM Sleman dalam RAT ini juga menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap perkembangan koperasi sebagai pilar penting perekonomian rakyat.

Dinas Koperasi UKM Sleman Selenggarakan Bimtek Digital Marketing Tingkat Lanjut untuk UMKM Kalurahan Banyurejo,Tempel dan Kapanewon Turi

SLEMAN — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku UMKM dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing Tingkat Lanjut pada Selasa–Rabu, 22–23 April 2025. Acara ini berlangsung di Prima SR Hotel & Convention, dan diikuti oleh 40 peserta dari Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, dan Kapanewon Turi. Para peserta dibagi ke dalam dua kelas, masing-masing terdiri dari 20 orang.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sri Wara Nusandari, S.E., M.M., Ketua Tim Jaringan Usaha dan Kemitraan, yang hadir mewakili Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman. Turut hadir dalam pembukaan acara Panewu Tempel Agung Dwi Maryoto, S.H., M.Si, Lurah Banyurejo Saparjo, S.T, dan Panewu Anom Turi Azzwar Efendi, S.H., M.M.

Dalam sambutannya, Sri Wara menyampaikan harapan besar kepada para peserta agar dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal dalam pengembangan usaha mereka.

“Melalui Bimtek ini, para pelaku usaha diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk. Dengan perkembangan teknologi saat ini, promosi dan penjualan bisa dilakukan lebih mudah dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Untuk memperkaya pengetahuan peserta, Dinas Koperasi UKM Sleman menggandeng dua lembaga pelatihan profesional, yaitu Trilogi dan Gama Semesta Konsultindo sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup topik-topik penting dalam dunia digital marketing, seperti:

Strategi Pemasaran melalui Media Sosial (Social Media Marketing): Memberikan pemahaman tentang cara membangun brand dan menarik pelanggan melalui platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok.

Seni Menulis Naskah Iklan (Copywriting) untuk Kampanye Digital: Mengajarkan teknik membuat konten yang menarik, persuasif, dan sesuai dengan target pasar.

Pemasaran Organik vs Berbayar (Organic vs Paid Marketing): Menjelaskan perbedaan, kelebihan, serta strategi dalam menggunakan promosi gratis dan berbayar secara optimal.

Dengan diselenggarakannya bimtek ini, diharapkan para pelaku UMKM di Sleman, khususnya dari Banyurejo dan Turi, dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam memasarkan produk secara digital. Kemampuan ini menjadi sangat penting di era transformasi digital, di mana persaingan semakin ketat dan kecepatan beradaptasi menjadi kunci keberhasilan usaha.

Semoga dengan ilmu dan praktik yang diperoleh selama dua hari pelatihan ini, para peserta mampu menerapkan strategi digital marketing yang efektif untuk mengembangkan usaha mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Bimtek Pendampingan Label Halal Self Declare

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Label Halal Self Declare yang dilaksanakan di Grand Serela Yogyakarta pada Kamis, 17 April 2025, kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari wilayah Kabupaten Sleman.

Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni Budiningsih, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Sleman merupakan rumah bagi seluruh pelaku UMKM di wilayah Sleman. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran di dinas tersebut adalah abdi masyarakat yang senantiasa siap melayani kebutuhan dan kepentingan pelaku usaha.

Sebagai upaya peningkatan pemahaman dan kapasitas peserta, Bimtek ini menghadirkan dua narasumber. Materi pertama disampaikan oleh Hanang Octavian dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang membahas tentang perizinan berusaha berbasis risiko melalui aplikasi OSS Indonesia. Materi kedua mengenai alur pendaftaran sertifikasi halal skema self declare disampaikan oleh Dr. Diky Faqih Maulana, S.H., M.H. dari Halal Center UIN Sunan Kalijaga.

Para peserta tampak antusias dalam mengikuti setiap sesi yang diselenggarakan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kabupaten Sleman dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai legalitas usaha dan proses sertifikasi halal, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk mereka di pasar yang lebih luas.

Pasar Lebaran Sleman 2025 Resmi Ditutup, Omzet Meningkat Rp30 Juta

SLEMAN – Pasar Lebaran Sleman 2025 yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman secara resmi ditutup pada Jumat, 14 Maret 2025. Acara yang berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Maret 2025, ini diselenggarakan di Lapangan Pemda Sleman dan ditutup langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Dalam sambutannya, Danang menyampaikan harapannya agar Pasar Lebaran dapat terus diadakan setiap tahun dengan cakupan yang lebih luas. Menurutnya, acara ini tidak hanya membantu UMKM untuk berkembang, tetapi juga berpotensi menjadi event yang lebih besar dan berkualitas.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M. melaporkan bahwa total peserta tahun ini mencapai 173 peserta. Rinciannya terdiri dari 143 UMKM, 2 koperasi, 5 UMKM binaan OPD, 11 asosiasi, 6 BUMN/BUMD, serta 7 sponsorship. Dari kegiatan ini, total omzet yang diperoleh hingga hari terakhir tercatat mencapai Rp150 juta, meningkat sekitar Rp30 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Wakil Bupati Sleman juga menyerahkan plakat penghargaan kepada para pemenang lomba, di antaranya lomba antar OPD/BUMD/Koperasi, lomba antar purna bhakti praja, serta lomba umum. Dengan suksesnya acara ini, diharapkan UMKM Sleman semakin maju dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pasar Lebaran Sleman 2025 Resmi Dibuka, Dorong UMKM dan Kemudahan Akses Belanja

SLEMAN – Pasar Lebaran Sleman Tahun 2025 resmi dibuka pada Selasa (11/3) di Lapangan Pemda Sleman, Diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman acara ini bertujuan untuk mendukung pelaku UMKM serta memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang membuka acara secara simbolis, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. “Pasar Lebaran ini merupakan kesempatan emas bagi UMKM untuk meningkatkan eksposur produk mereka sekaligus memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M., menjelaskan bahwa Pasar Lebaran 2025 berlangsung selama empat hari, dari 11 hingga 14 Maret, dengan melibatkan 143 UMKM serta 30 mitra, termasuk koperasi, BUMD, dan asosiasi UMKM mandiri. Dengan jumlah peserta yang cukup besar, diharapkan kegiatan ini mampu menarik lebih banyak pengunjung dan transaksi.

Selain bazaar UMKM, Pasar Lebaran juga menghadirkan berbagai layanan dan kegiatan, seperti festival kuliner halal, cek kesehatan gratis, perpustakaan keliling, Samsat keliling, penukaran uang pecahan baru, serta pengajian. Pemerintah juga turut memberikan bantuan sembako bagi warga kurang mampu serta bantuan modal usaha bagi UMKM dan koperasi, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian lokal.

Tak hanya itu, Pasar Lebaran 2025 juga menyajikan berbagai lomba kreatif untuk menambah daya tarik acara. Beberapa di antaranya adalah lomba hampers UMKM, lomba fashion show, lomba melukis totebag untuk pelajar, hingga lomba band antar OPD. Dengan berbagai kegiatan ini, Pasar Lebaran diharapkan tidak hanya menjadi pusat belanja, tetapi juga sarana hiburan dan interaksi sosial bagi masyarakat.

Dengan adanya Pasar Lebaran 2025, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang. Selain membantu perekonomian masyarakat, acara ini juga memberikan akses belanja yang lebih mudah dan terjangkau bagi warga Sleman menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Workshop Pengembangan Usaha “Implementasi SAK EP dalam Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi”

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menggelar Workshop Pengembangan Usaha di Ruang Merbabu Prima SR Hotel & Convention pada Selasa, 25 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari KSP/USP di wilayah Kabupaten Sleman.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Pengurus Dekopinda Kabupaten Sleman, dengan materi utama yang disampaikan mencakup Kebijakan Akuntansi SAK Indonesia untuk Entitas Privat (SAK EP) serta Fasilitasi Dana Penguatan Modal bagi Koperasi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait kebijakan akuntansi SAK Indonesia untuk Entitas Privat (SAK EP). Selain itu, workshop ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM koperasi dalam mengelola keuangan koperasi secara profesional dan kredibel.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh narasumber. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi di Kabupaten Sleman.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan koperasi di Sleman semakin berkembang dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik serta mendapatkan akses yang lebih luas terhadap dana penguatan modal. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah melalui koperasi yang lebih sehat dan profesional.

Jumpa Pers Pasar Lebaran Sleman 2025: Dorong UMKM dan Permudah Akses Kebutuhan Sebelum Lebaran

SLEMAN – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sleman menggelar jumpa pers di Pendopo Parasamya pada Selasa, 25 Februari 2025. Jumpa pers ini membahas penyelenggaraan Pasar Lebaran Sleman Tahun 2025 oleh Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah.

Pasar Lebaran ini diselenggarakan dalam rangka menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1446H dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pemasaran produk, mengenalkan produk UMKM kepada masyarakat Sleman, serta mempermudah akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dengan mengusung tema “Borong Bareng Produk Sleman, Lebaran Makin Berkesan”, kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat, 11 hingga 14 Maret 2025, di Komplek Lapangan Pemda Sleman.

Berbagai rangkaian acara telah disiapkan dalam Pasar Lebaran ini, di antaranya:

  • Bazaar UMKM dan Koperasi untuk memperkenalkan serta memasarkan produk-produk unggulan daerah.
  • Pembagian Sembako Gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.
  • Penjualan Sembako Murah dan Pasar Murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
  • Aneka Lomba yang melibatkan masyarakat untuk meramaikan acara.
  • Kegiatan Pendukung seperti Penukaran Uang Pecahan Baru, Cek Kesehatan, serta Perpustakaan Keliling untuk memberikan layanan tambahan bagi pengunjung.

Dengan adanya Pasar Lebaran Sleman 2025, diharapkan para pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan Hari Raya dengan harga yang bersahabat. Pemerintah Kabupaten Sleman mengundang seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan meramaikan acara ini.

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Hadiri Forum Komunikasi OPD Koperasi dan UKM di Kota Yogyakarta

SLEMAN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman turut serta dalam acara Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Koperasi dan UKM yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta pada Jumat, 20 Desember 2024, di Royal Brongto, acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pembina Koperasi & UKM di DIY, dengan tujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam mendukung perkembangan koperasi dan UKM di wilayah masing-masing.

Selain itu, forum ini juga menjadi ajang untuk membahas berbagai program unggulan yang dapat diterapkan untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku koperasi dan UKM.

Dalam acara tersebut, berbagai topik dibahas, termasuk pemberdayaan UKM melalui teknologi digital, akses permodalan, serta pemasaran produk lokal. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman terkait program-program yang telah dijalankan di masing-masing daerah.

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum penting bagi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman untuk memperkenalkan program-program unggulan yang telah berhasil dilakukan, serta mendapatkan masukan dari daerah lain untuk perbaikan dan pengembangan sektor UKM dan koperasi di Sleman.

Acara Forum OPD Koperasi dan UKM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran, serta meningkatkan daya saing koperasi dan UKM di DIY, khususnya di Kabupaten Sleman.

Pegawai Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Laksanakan Posbindu untuk Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran

SLEMAN – Seluruh pegawai Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang diselenggarakan pada Rabu, 11 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Bertempat di Kantor PLUT Kabupaten Sleman, acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme.

Posbindu merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk pegawai instansi pemerintah, terhadap pentingnya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM). Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan layanan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, indeks massa tubuh, serta konsultasi mengenai pola hidup sehat.

Melalui kegiatan Posbindu ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran para pegawai, dengan kesehatan yang terjaga, diharapkan pelayanan kepada masyarakat juga dapat terus ditingkatkan.

Dalam rangka pemerkuat jaringan antar pengusaha, Dinkop UKM Sleman Gelar temu Usaha dan Kemitraan UMKM di magelang

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman sukses menyelenggarakan kegiatan Temu Usaha dan Kemitraan UMKM pada Rabu-Kamis, 20-21 November 2024. Acara ini berlangsung di Wisma Sejahtera Magelang dan dihadiri oleh 40 peserta yang terdiri dari perwakilan Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sleman, perwakilan kapanewon, serta perwakilan dari kalurahan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M. Dalam sambutannya, Tina menyampaikan harapan besar bagi para pelaku UMKM Sleman yang mengikuti acara ini. Ia mengatakan, “Semoga acara ini dapat memberikan angin segar bagi para pelaku UMKM Sleman serta menghadirkan nuansa baru dalam menjalin kerja sama dengan pelaku usaha di Magelang.”

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, S.T., M.T., yang menyampaikan materi terkait program kerja Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sleman. Penyampaian materi ini diikuti dengan sesi diskusi interaktif bersama para pelaku UMKM yang bertujuan untuk menggali aspirasi dan kebutuhan dari masing-masing peserta.

Sebagai puncak kegiatan, acara ditutup dengan penandatanganan Gentlemen Agreement antara para pelaku UMKM dan mitra usaha. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama strategis yang menguntungkan kedua belah pihak serta mendukung pengembangan UMKM di wilayah Sleman dan sekitarnya.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman untuk terus mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, menjalin kemitraan baru, dan memperluas jaringan usaha demi menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia