Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Tag: UKM Sleman

Gathering dan Business Matching Bersama dengan Bakpia Kukus Tugu Jogja

SLEMAN – Bakpia Kukus Tugu Jogja, merupakan pelopor bakpia kukus produk dari PT Agrinesia Raya, mengambil langkah dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui kesepakatan yang telah di tanda tangani bersama.

Upaya kerja sama ini diharapkan Bakpia Kukus Jogja dapat berkontribusi dalam perkembangan ekonomi di wilayah Sleman.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, pada Selasa, 31 Oktober 2023 bersama 150 UMKM di wilayah Kabupaten Sleman, acara ini turut dihadiri oleh Bupati Sleman, yang diwakili oleh Staff Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat ( Drs. Hery Sutopo, MM, M.Sc ), Ketua Umum Dekranasda ( Drs. H. Sri Purnomo, M.Si. ), Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sleman ( Dr. Raudi Akmal ), Kepala Kamar Dagang dan Industri DIY, Direktur PT Agrinesia Raya dan jajaran Direksi.

Acara tersebut dimulai dengan laporan penyelenggaraan kegiatan, sambutan dan pengarahan oleh Bupati yang disampaikan oleh Staff Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan. Dilanjut penandatanganan kerjasama antara Pemkab Sleman dengan PT Agrinesia Raya

Usai acara penandatanganan, manajemen Bakpia Kukus Tugu Jogja bersama perwakilan dari KADIN DIY beserta pejabat Pemkab Sleman, meninjau produk UMKM dan dilanjutkan dengan sesi pelatihan bersama narasumber dari Bakpia Kukus Tugu Jogja.

CLBK dan Temu Kangen Forkom Sariharjo diselanggarakan oleh Forkom Sariharjo

SLEMAN – 100 UMKM di Sariharjo menghadiri CLBK dan Temu Kangen Forkom Sariharjo diselanggarakan oleh Forkom Sariharjo pada hari Senin, 30 Oktober 2023 di Kalurahan Sariharjo. Juga dihadiri oleh Panewu Ngaglik, Anggota Dewan, Abdul Kadir, dan Lurah Sariharjo.

Pelaksanaan CLBK ini dalam rangka skoring UMKM, dengan skoring ini akan diketahui kondisi usaha dari masing-masing UMKM, sehingga dengan adanya skoring ini bisa menjadi dasar UMKM dalam mendapatkan pelatihan, agar pelatihan yang didapatkan nantinya sesuai dengan keadaan usahanya saat ini. sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan yang tepat , UMKM akan semakin unggul dan naik kelas.

Dengan adanya skoring ini selain sebagai dasar pelatihan, UMKM juga diajarkan pengisian laporan keuangan sederhana, sehingga keadaan finansial dari masing-masing umkm bisa diukur secara baik.

Cek Lengkap Bisnis Kita di instrukturi oleh PLUT Sleman dan Sobat PLUT, Selain itu ada petugas dari BPJS Ketenagaakerjaan , yg menawarkan berbagai manfaat yg diperoleh dari keanggotan BPJS ketenagakerjaan

Bimbingan Teknis PIRT (POKIR) bagi UMKM di Kalurahan Balecatur, Gamping

SLEMAN – Sebanyak 20 orang pelaku UMKM dari wilayah Kalurahan Balecatur, Gamping mengikuti Bimbingan Teknis PIRT (POKIR) yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. Acara tersebut digelar selama dua hari, mulai hari Senin, 30 Oktober hingga Selasa, 31 Oktober 2023, bertempat di Arkamaya Kusuma Resort.

Selama dua hari pelaksanaan para peserta akan mendapat deretan materi penting dari narasumber yang kompeten mengenai SPP IRT, Cara Produksi Olahan Pangan yang Baik (CPPOB), Label dan Kemasan, Bahan tambahan pangan (BTP) , materi tersebut disampaikan oleh, Fika Chusnul Chotimah, S.H. selaku dewan pengusul;Kepala Bidang Usaha Mikro (Christiana Rini Puspitasari, SP, M.Si); Tim Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman; dan Tim Narasumber dari BPOM Yogyakarta.

Peserta juga nanti akan mendapat Sertifikat PKP (penyuluhan keamanan pangan) sebagai syarat pengajuan PIRT.

Bimtek Fasilitasi Halal Reguler Angkatan 1 bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sleman

SLEMAN – Sebanyak 27 UMKM dari wilayah Kabupaten Sleman dengan jenis usaha Jasa Boga, Warung/Rumah Makan mengikuti kegiatan bimtek (Bimbingan Teknis) yang nantinya akan difasilitasi Sertifikat Halal Reguler Angkatan 1 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. Acara tersebut digelar pada Senin, 30 Oktober 2023, bertempat di The Atrium Hotel & Resort.

Para peserta mendapat materi penting yang kaitanya dengan Sertifikat Halal Reguler. Materi tersebut disampaikan oleh Tim dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Balai Besar Batik Yogyakarta.

Kepemilikan sertifikasi halal oleh pelaku usaha dapat mendorong peningkatan kepercayaan konsumen dan menambah nilai suatu produk.

Sertifikat Halal Reguler merupakan sertifikat halal yang melalui pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)

Talkshow “UMKM Naik Kelas”Talkshow pada gelaran Merapi Kopi Festival

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi UKM Sleman R. Haris Martapa, SE, MT menjadi Narasumber talkshow “UMKM Naik Kelas” pada gelaran Merapi Kopi Festival yang diselenggarakan di Merapi Garden Cangkringan. pada Sabtu, 28 Oktober 2023.

Merapi Kopi Festival berlangsung dari 26 Oktober sampai dengan 29 Oktober 2023 dengan rangkaian acara fun camp, barista competition dan bazar umkm. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kalurahan Umbulharjo Cangkringan bekerjasama dengan Forkom Kalurahan Umbulharjo.

Event ini dibuka oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. “Dengan diadakannya event ini diharapkan semua elemen dan pemangku kepentingan dapat bersama-sama meningkatkan produksi kopi di Sleman serta bisa meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor kopi terutama para pelaku usaha kopi di wilayah Cangkringan, Pakem dan Turi”, katanya

“Diharapkan para pelaku usaha di Kalurahan Umbulharjo dapat berkolaborasi dalam mengembangkan potensi kopi merapi yang ada di wilayah Umbulharjo Cangkringan”, ujarnya.

Rapat Koordinasi Persiapan Pembuatan Regulasi tentang “Gerebek Koperasi Ilegal” (Gerakan Berantas Rentenir Berkedok Koperasi Ilegal Sleman)

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (R.Haris Martapa,S.E,M.T), memimpin jalannya Rapat Koordinasi Persiapan Pembuatan Regulasi tentang “Gerebek Koperasi Ilegal”. Bertempat di Ruang Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman pada hari Kamis, 26 Oktober 2023.Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman.

Rapat tersebut dihadiri oleh beberapa peserta, yaitu, Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, ST, MT); Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman; Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman; Kepala UPT Wilayah 2; Sub-Koordinator Kelompok Substansi Pengembangan Usaha Mikro; dan 2 orang Staf Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

R.Haris Martapa,S.E,M.T menjelaskan hal yang berkaitan regulasi Surat Edaran Bupati dalam rangka mengantisipasi praktek-praktek pemberian pinjaman oleh orang perseorangan atau badan usaha kepada Masyarakat yang menerapkan dan menetapkan suku bunga dasar kredit tinggi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Bapak Hendra memberikan masukan berkaitan regulasi yang akan dipakai dalam menanggulangi rentenir ini dengan mengeluarkan Surat Edaran saja.

Tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati ini akan dikeluarkan Surat Komitmen bersama antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam melakukan pembinaan kepada pelaku usaha mikro (pedagan pasar,sentra PKL,pelaku usaha lainnya) dalam mengakses layanan penguatan modal dari lembaga keuangan legal dan pemasangan himbauan di pasar tradisioanl yang berisi larangan bagi rentenir atau koperasi illegal dalam beraktivitas di tempat infrastruktur publik (dalam hal ini pasar).

Focus Group Discussion (FGD) Tahap 1 Kajian REPERBUP Pendataan UMKM

SLEMAN – Sejumlah 38 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Sleman mengikuti Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tahap 1 Kajian REPERBUP Pendataan UMKM pada hari Jumat, 27 Oktober 2023, diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut bertempat di Moral Integrity Room, Restoran Taman Pringsewu.

Hadir sejumlah narasumber berkompeten dari diskusi tersebut, yaitu , Dedie Kusuma, S.E. (DPRD Kabupaten Sleman);Sekretaris Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman (Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, ST, MT); serta tim ahli dari Universitas Gadjah Mada.

Dari acara tersebut diharapkan terkumpulnya saran dan masukan dari peserta FGD yg akan digunakan dalam perbaikan penyusunan naskah Rancangan Peraturan Bupati tentang Pendataan UMKM

Sosialisasi Pra Bimtek SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sleman

SLEMAN – Sebanyak kurang lebih 60 orang dengan spesifikasi usaha jasa boga, catering, dan warung/rumah makan, mengikuti Pra Bimtek SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sleman yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 27 Oktober 2023 yang bertempat di aula lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.

Dalam pertemuan ini para peserta mendapat materi penting yang kaitanya dengan SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi), materi tersebut disampaikan oleh beberapa narasumber. Yaitu , Sub Koor Kelompok Substansi Pengembangan Usaha Mikro (Ibu Sri Wahyuni Budingsih, S.E., M.Si.); Sub Koor Kelompok Substansi Farmasi dan Kesehatan Makanan Minuman (Gunanto, S.KM., M.Sc.); dan tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

dari kegiatan tersebut diharapkan nantinya para peserta mengetahui tentang keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan olahan pangan siap saji.

Dialog Interaktif Radio “Gerebek Koperasi” Bebaskan UKM Dari Jeratan Rentenir Bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, R. Haris Martapa, SE, MT. disela kesibukannya, menyempatkan diri untuk berkunjung ke radio Smart 102.1 FM di Jl. Suroto No.2A, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (26/10/23),Haris Martapa mendapatkan spot waktu kurang lebih selama 1 jam untuk melakukan dialog interaktif bersama penyiar radio SmartFM, Mas Vikto. Dalam dialog ini, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman menjelaskan tentang “Gerebek Koperasi” bebaskan UKM dari jeratan rentenir.

Beberapa pertanyaan di lontarkan oleh penyiar radio Smart 102.1 FM, Vikto, salah satunya yaitu arti dari “Gerebek Koperasi” , Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman pun menjelaskan, kalau kalimat tersebut adalah sebuah kalimat akronim dari “Gerakan berantas rentenir berkedok koperasi ilegal”, bukan hanya koperasi saja tetapi juga untuk UKM, tuturnya. Haris Martapa juga berkata kalau dirinya sedang mengikuti diklat PIM, yang diharuskan mempunyai beberapa kegiatan, dengan harapan kegiatan tersebut dapat mempunyai topik yang bisa mengangkat salah satu permasalahan atau menjadi inovasi.

Dalam sesi tanya jawab, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman mendapat sebuah pertanyaan dari pendengar setia SmartFM,”Pak Haris, Bagaimana cara membedakan koperasi ilegal dengan yang tidak?” lantas dijawab “yang pertama dapat dibedakan melalui suku bunga, jika suku bunga sudah tidak masuk akal dapat dipastikan koperasi tersebut ilegal, kedua dari cara mereka beroperasi, pasti masing-masing koperasi memiliki identitas yang jelas, kantor yang jelas, kemudian tenaga yang jelas dan memakai tag nama, yang terakhir dari operasionalnya, kalau operasionalnya bunga berbunga ya itu bukan dari koperasi”, jelasnya.

Dialog tersebut berjalan lancar dengan penuh kehangatan, Dari apa yang disampaikan oleh narasumber, bertujuan untuk mengedukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terjebak dengan koperasi ilegal.

Vikto, penyiar radio SmartFM menambahkan, jadi selain dari pemerintah dan dinas, masyarakat juga harus aware dengan diri sendiri.

Kegiatan Bimbingan Teknis PIRT (Prioritas) Angkatan 1 dan Angkatan 2 bagi UMKM di Kabupaten Sleman

SLEMAN – Sebanyak 50 orang pelaku UMKM dari wilayah Kabupaten Sleman mengikuti kegiatan bimtek (Bimbingan Teknis) PIRT (Prioritas) angkatan 1 dan angkatan 2 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman. Acara tersebut digelar selama dua hari, mulai hari Senin hingga Selasa, 24 Oktober 2023 yang bertempat di Prima SR Hotel & Convention.

Selama dua hari pelaksanaan bimbingan teknis para pelaku UMKM memperoleh deretan materi penting mengenai, SPP IRT, Cara Produksi Olahan Pangan yang Baik (CPPOB), Label dan Kemasan, Bahan tambahan pangan (BTP), dan materi AMT.

Materi tersebut disampaikan oleh sejumlah narasumber, meliputi; Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, R Haris Martapa; Kepala Bidang Usaha Mikro, Christiana Rini Puspitasari; Tim Narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman; Tim Narasumber dari BPOM Yogyakarta; Tim Narasumber dari BPTTG Disperindag DIY; serta dari Tim Narasumber dari Astadaya Consulting dan Baggos Grup Consulting.

Adapun dari bimtek tersebut, para peserta juga nantinya akan mendapat Sertifikat PKP (penyuluhan keamanan pangan) sebagai syarat pengajuan PIRT.

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia