Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

News

Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-77 | Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman

SLEMAN – Jumat (19/2), Pemerintah Kabupaten Sleman memperingati Hari Koperasi ke-77 dengan menghadirkan 800 gerakan koperasi, di Lapangan Denggung Sleman. Pada momen itu, dilaksanakan senam massal dan jalan sehat bersama Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.

Bupati dan Wabup Sleman sekaligus menyerahkan door prize dan juga hadiah untuk koperasi berprestasi serta hadiah lomba Cerdas Cermat Perkoperasian tingkat SMP dan SMA serta doorprize. Di samping itu, juga diserahkan 2 paket bantuan sosial dalam bentuk sembako. Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Dra. Tina Hastani M.M. menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat semakin memperkenalkan koperasi kepada masyarakat.

“Tujuan dari acara ini juga membangun rasa kebersamaan antara perangkat daerah, gerakan koperasi, dan masyarakat di Kabupaten Sleman,” kata Tina.

Pada peringatan Hari Koperasi tahun ini, Dinas Koperasi dan UKM Sleman merilis “Geber Gaspol” atau Gerakan Bersama Gunakan Selalu Produk Berbahan Baku Lokal. Tina menerangkan, gerakan tersebut merupakan gerakan terpadu untuk mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan mendorong kesejahteraan petani lokal.

“Untuk Geber Gaspol nanti kegiatannya akan dilakukan konvoi yang dipimpin oleh Bapak Sekda untuk membawa berkat Jumat berkah ke masjid-masjid yang ada di sekitar Pemkab Sleman,” jelas Tina.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menerangkan pada peringatan Hari Koperasi dapat menjadi media untuk mengedukasi dan memberdayakan anggota koperasi dan masyarakat luas. Untuk mendukung kemajuan koperasi, Bupati mengajak generasi muda untuk ikut berkontribusi secara aktif untuk melahirkan inovasi dan kreatifitas.

“Untuk mewujudkan kemajuan koperasi diperlukan kolaborasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan dan generasi muda, terutama generasi milenial. Saya mengajak kepada seluruh pihak untuk bersama-sama berkontribusi secara aktif dalam menggelorakan semangat perkoperasian agar dapat beradaptasi dengan perubahan zaman,” papar Bupati.

Mendukung hal tersebut, Wakil Bupati Danang Maharsa juga berharap koperasi dapat menjadi rumah bagi UMKM di Kabupaten Sleman. Dengan begitu, pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya, tak hanya dari segi penjualan namun juga dari segi pemasaran. Sehingga diharapkan perekonomian masyarakat Sleman dapat ikut meningkat.

“Kita harap koperasi di Kabupaten Sleman bisa menjadi koperasi yang maju, dapat mendampingi UMKM-UMKM di Kabupaten Sleman dan terus menggelorakan penggunaan produk dalam negeri,“ jelas Danang.

Sambung Rasa Bersama Bupati Sleman | Luweng Kayu, Sumberrahayu

SLEMAN – Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan Sambung Rasa bersama Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, bertempat di Luweng Kayu, Sumberrahayu, Moyudan, pada Rabu (17/7/2024).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani M.M. menyampaikan, kegiatan Sambung Rasa merupakan salah satu wujud komitmen Bupati, dalam mengembangkan UMKM, Acara ini merupakan kegiatan kedua yang sebelumnya dilaksanakan di Kalurahan Purwobinangun, Pakem.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo juga mendorong agar pelaku UMKM aktif mengikuti berbagai event, dengan upaya tersebut, diharapkan produk UMKM Sleman dapat semakin dikenal masyarakat luas dan meningkatkan perekonomian pelaku usaha.

Upacara Hari Koperasi Nasional ke-77 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta

Diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) DIY, Jumat (12/7) pagi, sekitar 3.000-an anggota dan pengurus koperasi dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta menghadiri upacara Hari Koperasi Nasional ke-77 di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono dan hadir juga Gusti Putri, istri Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman turut berpartisipasi dalam acara tersebut dengan mengirim 30 personilnya.

Dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kabupaten Sleman Dra. Tina Hastani M.M. Beserta jajaran.

Dimeriahkan dengan penampilan orkestra, marching band, pemotongan tumpeng, sampai penyerahan hadiah kepada 12 koperasi berprestasi di DIY.

Peningkatan Kapasitas Operator Sistem Satu Data

SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan Peningkatan Kapasitas Operator Sistem Satu Data Rabu, 10 Juli 2024 bertempat di Desa Wisata Karangasri, Purwobinangun, Pakem, diikuti oleh Operator Sistem Satu Data UMKM dari 17 Kapanewon, 86 Kalurahan dan 14 OPD yang memiliki Binaan UMKM.

Kegiatan dibuka dengan arahan dari Kepala Bidang Usaha Mikro, Sri wahyuni Budiningsih, S.E, M.Si. yang menyampaikan beberapa pengembangan sistem dengan adanya fitur baru di tahun 2024 yang akan disampaikan lebih lengkap dalam Bimtek Operator Sistem Satu Data UMKM. Penambahan fitur ini diharapkan mampu mendukung ketugasan Operator Satu Data UMKM Kabupaten Sleman kedepannya.

Kegiatan ini dilakukan sebagai kegiatan awal untuk lebih mengenal antar operator mengingat adanya pergantian beberapa personil operator dari tahun sebelumnya. Selain itu, juga bertujuan untuk menjalin chemistry antar Operator Sistem Satu Data UMKM yang akan berkolaborasi dalam pendataan UMKM yang ada di Kabupaten Sleman.

Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian 2024

Bertempat di Gor Tridadi Sleman, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian 2024, acara tersebut berlangsung selama 2 hari, dimulai pada Rabu, 12 Juni hingga Kamis 13 Juni, diikuti oleh 11 sekolah tingkat SLTP/SMP dan 24 sekolah tingkat SLTA/SMA.

Masing-masing sekolah mengirimkan 3 peserta dan 2 pendamping untuk mengikuti lomba tersebut, turut hadir juga supporter dari tiap sekolah untuk meramaikan dan memberi semangat kepada perwakilan sekolahnya.

Acara yang berlangsung selama 2 hari tersebut dibuka secara simbolis oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M. didampingi oleh Kepala Bidang Koperasi Dewi Pratika Damayanti, SE, M.E.

Adapun Hadiah dari pemenang lomba cerdas cermat perkoperasian Tahun 2024 adalah sebagai berikut :

-Juara I akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.500.000;
-Juara II akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 2.000.000;
-Juara III akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.500.000;
-Juara Harapan I akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 900.000;
-Juara Harapan II akan mendapkan hadiah berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebesar Rp. 750.000.

Pemenang Lomba Cerdas Cermat Perkoperasian 2024 akan diundang kembali pada Tanggal 19 Juli untuk menerima piala dan piagam penghargaan dalam acara peringatan hari koperasi ke-77 yang akan diserahkan secara langsung oleh Bupati Kabupaten

Workshop Forum Komunikasi UMKM (PUPM) Kapanewon Cangkringan

SLEMAN – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Forum Komunikasi UMKM (PUPM) Kapanewon Cangkringan, bertempat di Ruang Resto Lt. 2, HeHa Forest, pada Hari Selasa, 11 Juni 2024, diikuti oleh 50 pelaku UMKM dari Kapanewon Cangkringan.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, M.M. Dengan adanya Forkom UMKM diharapkan para pelaku UMKM dapat menjadi wadah untuk bertukar pikiran, pengalaman dan ilmu antar pelaku UMKM, tutur Tina.

Selanjutnya adalah paparan materi tentang Membangun Motivasi dan Spirit Wirausaha yang disampaikan oleh Sri Astuti, S.Sos., M.I.Kom. bahwa pentingnya sikap Diri Positif atau Mental sebagai langkah awal untuk memungkinkan seseorang menangani stres dan menjaga hubungan yang sehat dengan orang lain.

Disampaikan pula tentang Penguatan Kapasitas Kelembagaan UKM oleh Riana Ambarsari, S.Sos,. M.I.Kom. Hal ini sangat penting dikarenakan melalui pengurusan izin usaha tentu akan dapat memperkuat peluang pelaku UMKM dalam mendapatkan berbagai skim bantuan dari pemerintah.

Launching Makan Enak, Hemat Dengan GoFood PAS Yogyakarta

SLEMAN – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman menghadiri sekaligus menjadi narasumber pada Launching Makan Enak, Hemat Dengan GoFood PAS Yogyakarta, diikuti oleh 30 infuluencer dari Jogja, acara tersebut diselenggarakan pada Hari Rabu, 05 Juni 2024, bertempat di A&M Co Yogyakarta.

Komitmen dan semangat Gojek dan Grup GoTo untuk Indonesia ini diapresiasi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Dra. Tina Hastani “Sektor pariwisata dan kuliner merupakan daya tarik Yogyakarta bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Yogyakarta memiliki banyak pilihan kuliner legendaris dengan harga yang masih terjangkau.

Total UMKM di Yogyakarta kini telah mencapai 345.000 unit dan di Kabupaten Sleman sudah mencapai lebih dari 100rb unit, kami berharap jumlah ini dapat terus bertambah seiring semakin menjamurnya usaha kuliner rumahan di setiap blok maupun wilayah yang dekat dengan objek wisata.”

“Teknologi GoFood kami lihat dapat membantu pelaku kuliner, utamanya resto UMKM, untuk lebih mudah ditemukan masyarakat, terlebih lagi lewat GoFood PAS, kami harap ini dapat meningkatkan minat masyarakat Yogyakarta maupun wisatawan untuk mencicipi lebih banyak kuliner hemat di sekitar mereka,” tutup Tina.

Bimtek Digital Marketing Tingkat Lanjut | Studi Tiru Ke Jawa Barat

SLEMAN – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman yang bekerja sama dengan NaZMa Office melaksanakan studi tiru ke Kota Bandung. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku UMKM muda berasal dari Kapanewon Depok, Kalurahan Tegaltirto, Kalurahan Margomulyo, dan Kalurahan Banyurejo dengan masing-masing kelurahan mengirimkan 20 peserta. Kegiatan studi tiru tersebut berlangsung selama 3 hari, yaitu sejak hari Senin (20/05) sampai dengan Rabu (22/05).

Bandung Creative Hub sebagai tujuan pertama merupakan suatu wadah dalam menjembatani antara akademisi, komunitas, pebisnis, pemerintah, serta media dalam bidang ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif yang terdapat dalam tempat tersebut terdapat 17 sub sektor, yakni pengembangan permainan, musik, seni rupa, arsitektur, fashion, kuliner, dan lain sebagainya. Peserta diajak untuk mengeksplorasi berbagai hal yang ada di dalam bangunan tersebut.

Tujuan kedua dari studi tiru adalah Kampung Rajut. Selain diajak mengelilingi lokasi tersebut, peserta juga diberi selayang pandang mengenai asal usul Kampung Rajut hingga mampu menjajakan produknya hingga ke luar kota.

“Peserta harus pintar-pintar dalam menentukan tanggal-tanggal bundling untuk melakukan promosi barang dagangannya,” Tutur Kang Eka yang memaparkan mengenai Kampung Rajut.

Di Kampung Rajut, peserta juga diajak untuk melakukan langkah kecil dalam upaya promosi produk dagangannya dengan cara saling follow akun sosial media sesama peserta studi tiru. Langkah ini merupakan salah satu langkah dalam memanfaatkan kemajuan teknologi melalui E-Commerce dan sosial media.

Tujuan terakhir dari studi tiru ini yakni Tahu Susu Lembang, dimana peserta diajak untuk melihat secara langsung produksi tahu susu. Peserta juga diberitahu tentang cara Tahu Susu Lembang melakukan branding, yaitu melalui WhatsApp Business dan Instagram. Fungsi dari penggunaan sosial media tersebut adalah untuk menarik konsumen datang ke toko. Tahu Susu Lembang juga tak jarang menggandeng pihak media untuk meliput setiap agenda yang ada dengan tujuan agar masyarakat lebih familiar dengan Tahu Susu Lembang. Selain itu, promosi yang dilakukan juga mengikuti perkembangan yang sedang tren seperti saat ini yaitu dengan melakukan pembuatan reels sebagai salah satu upaya untuk dapat meningkatkan penjualan. Promosi yang Tahu Susu Lembang lakukan juga dengan cara mengajak para influencer untuk memberikan review lokasi tersebut yang sesuai dengan segmen konsumennya.

Hadirkan KID DIY, Dinkop UKM Sleman Sosialisasikan Monev Keterbukaan Informasi Publik

SLEMAN – Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman, Ibu Tina Hastani, M.M., memimpin langsung penyelenggaraan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik bagi seluruh pegawai, Kamis (25/6/2024).

Dalam acara yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paramadhana 1 kantor Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman, beliau menyampaikan keprihatinannya akan hasil monev di tahun 2023 sehingga perlu perbaikan dalam transparansi dan penyampaian informasi kepada publik.

“Kegiatan ini penting sekali dilakukan, mengingat pada tahun 2023 lalu, kita hanya mendapatkan skor 56 dalam penilaian keterbukaan informasi publik, sehingga instansi ini masuk dalam kategori kurang informatif. Dengan kegiatan ini, saya berharap kita dapat segera mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki pelayanan kita terhadap masyarakat, khususnya dalam keterbukaan informasi publik,” tegasnya.

Komisioner Komisi Informasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (KID DIY), Wawan Budiyanto, selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap komitmen pimpinan dan tekad Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman dalam Keterbukaan Informasi Publik.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa yang menjadi dasar pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) ini adalah Perda DIY No. 4/2021 tentang Pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik. Monev berfungsi untuk menilai kinerja perangkat daerah, memberikan penghargaan kepada instansi yang berkinerja baik, serta memungkinkan masyarakat untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan informasi publik di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Proses monitoring dan evaluasi (monev) melibatkan beberapa langkah penting, dimulai dengan registrasi di laman e-Monev KID DIY, dilanjutkan dengan pengisian Self-Assessment Questionnaire (SAQ) untuk menilai tingkat keterbukaan informasi, setelah itu, pemantauan dilakukan melalui dashboard atau portal khusus yang menyediakan data dan informasi terkini mengenai kinerja keterbukaan informasi publik.

BIMTEK DIGITAL MARKETING TINGKAT LANJUT (PUPM)

SLEMAN – Dalam rangka membantu para pelaku UMKM muda dalam menghadapi tantangan penjualan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimtek Digital Marketing Tingkat Lanjut yang bekerja sama dengan NaZMa Office, bertempat di Platinum Adisucipto Hotel & Conference dan diikuti oleh 40 pelaku UMKM dari Kalurahan Tegaltirto dan Kapanewon Depok. (07/05)

Digital marketing adalah proses pemasaran atau promosi suatu brand, produk, atau jasa yang dilakukan melalui media digital, seperti internet, media sosial, dan email.

Bimtek tersebut dilaksanakan selama 2 hari, dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, MM., adapun materi yang di bawakan, diantaranya Digital Marketing FB Ads dan FB Marketplace, Branding Foto dan Video untuk Meningkatkan Audiens di Sosial Media, Strategi Sukses Reseller: Mengoptimal Digital Marketing untuk Generasi Z, serta Bimbingan Teknis Digital Marketing.

Dalam Sambutanya Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyampaikan, “kegiatan pelatihan digital marketing ini bisa menjadi peluang solusi terbaik bagi para pelaku UMKM, apalagi materi-materi yang akan dibawakan tentunya sesuai dengan masalah yang dihadapi saat ini”

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia