Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

News

Bimtek Kemasan Produk (PUPM) 16 Angkatan

SLEMAN – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimtek Kemasan Produk bagi para pelaku UMKM di wilayah Sleman selama 8 hari, di beberapa lokasi di Kabupaten Sleman, sejak Senin (22/04).

Kegiatan PUPM ini diusulkan oleh Pemerintah Kapanewon atau Pemerintah Kalurahan di Kabupaten Sleman. Total sejumlah 16 kelas yang terdiri dari 12 Kalurahan dan 4 Kapanewon, dan setiap kelas terdiri dari 25 peserta.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman dalam teknik desain dan kreativitas membuat kemasan produk makanan/minuman, agar lebih menarik minat konsumen dan meningkatkan nilai jual produk. Harapannya, hal ini berdampak pada pengembangan usaha UMKM.

Dengan menggunakan desain kemasan yang menarik, maka akan membantu pemasaran produk, dikarenakan dalam desain kemasan tersebut tercantum informasi penting seperti merek bisnis, jenis produk, label produk, tanggal kadaluarsa, kandungan gizi,serta alamat dan keterangan produsen.

Selain itu penggunaan desain kemasan juga dapat meningkatkan brand awarness dan kualitas produk, karena semakin dikenal sekaligus dipercaya oleh konsumen dan calon konsumen baru.

Sosialisasi Penghargaan Nata Sembada Bagi Forkom UMKM Tingkat Kalurahan Tahun 2024

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyelengarakan Sosialisasi Penghargaan Nata Sembada Bagi Forkom UMKM Tingkat Kalurahan Tahun 2024, acara tersebut bertempat di Prima SR Hotel and Convention pada Rabu, 17 April 2024.

Dalam sambutanya Bupati Sleman, Kustini menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan upaya untuk mengembangkan Forkom UMKM Kalurahan di lingkungan Kabupaten Sleman.

Pada kesempatan tersebut, Plt Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Tina Hastani melaporkan bahwa Penghargaan Nata Sembada tidak hanya menjadi evaluasi saja, namun juga sebagai wujud pembinaan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten terhadap keberadaan Forkom baik di tingkat Kalurahan, Kapanewon maupun Kabupaten.

Kegiatan tersebut merupakan penghargaan peratama kali yang dilaksanakan ditahun 2024, ditujukan sebagai aprisiasi kinerja bagi pengurus Forkom tingkat Kalurahan.

Forum Komunikasi UMKM dibentuk berdasarkan pada Peraturan Bupati Sleman Nomor 49 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembentukan Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Forkom UMKM mempunyai tugas untuk mewadahi kegiatan usaha, sebagai media dan juga berkolaborasi guna kemajuan bersama menuju UMKM naik kelas.

Harapannya acara ini dapat mendorong semua Kalurahan untuk selalu mengembangkan ide dan inovasinya dalam kegiatan peyelenggaraan pemerintahan, ujar Tina.

Silaturahmi Forkom UMKM Bersama Bupati

SLEMAN – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kinerja UMKM, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah menyelenggarakan “Silaturahmi Forkom UMKM Bersama Bupati”, acara tersebut digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Rabu, 03 April 2024.

Diikuti oleh perwakilan dari pengurus Forum Komunikasi UMKM tingkat Kapanewon dan Kalurahan yang berada di Kabupaten Sleman, Ada 17 Forum Komunikasi UMKM tingkat Kapanewon dan 86 Forum Komunikasi UMKM tingkat Kalurahan serta Forum komunikasi UMKM kabupaten.

Dalam sambutannya Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan, sebagai penggerak perekonomian, UMKM
memiliki peran penting dalam memulihkan kondisi perekonomian, melalui kesempatan ini Kustini mendorong para pelaku UMKM untuk terus kreatif berinovasi menciptakan berbagai produk sesuai dengan kebutuham maupun selera pasar.

Kustini mengharapkan agar semua pihak yang hadir untuk berupaya mendukung peningkatan kualitas UMKM Sleman serta berharap forum ini dapat menjembatani setiap pelaku UMKM untuk saling bertukar pikiran dan menciptakan inovasi untuk memajukan UMKM.

Penutupan Pasar Lebaran Sleman 2024

SLEMAN – Pasar Lebaran Sleman 2024 telah resmi berakhir, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sleman pada hari Minggu 24 maret 2024 di sisi utara Lapangan Pemda Sleman.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan yang melibatkan 110 UMKM merupakan salah satu upaya pendukung UMKM di wilayah Sleman untuk terus berkembang dan memperkenalkan produknya lebih luas lagi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas melaporkan, kegiataan yang berlangsung selama 4 hari tersebut diikuti oleh 110 pelaku usaha mikro berupa 65 kuliner UMKM, 24 fashion UMKM, 12 craft UMKM, 3 flora UMKM dengan partisipasi dari 7 koperasi di wilayah Kabupaten Sleman, ia juga menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut tercatat transaksi sebanyak Rp.163.087.600 mulai dari pelaku UMKM baru dan juga pelaku UMKM yang sebelumnya sudah pernah ikut serta.

Dalam rangkaian penutupan acara yang bertemakan “Borong Bareng Produk Sleman, Lebaran Makin Berkesan” salah satunya pembagian Trophy dan Uang Pembinaan secara simbolis kepada seluruh pemenang lomba oleh Wakil Bupati Sleman dengan didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Sekeretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman.

Pembukaan Pasar Lebaran Sleman 2024

SLEMAN – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan serta menyemarakan hari raya idul fitri 1445 H, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman menyelenggarakan Pasar Lebaran Sleman, Kegiatan Pasar Lebaran Sleman tahun ini didukung oleh Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan mengusung tema “Borong Bareng Produk Sleman, Lebaran Makin Berkesan”.

Berlangsung selama 4 hari, dimulai pada Kamis 21 Maret hingga Minggu 24 Maret bertempat di sisi utara Lapangan Pemda Sleman.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menangkap peluang bisnis bagi UMKM serta mengenalkan produk UMKM Kabupaten Sleman dengan mengadakan serangkaian kegiatan perlombaan dan pasar sembako murah.
Tak lupa juga kegiatan sosial dengan pembagian 100 paket sembako kepada kaum dhuafa di sekitaran komplek Pemkab Sleman.

Pasar Lebaran Sleman tahun 2024 dibuka secara simbolis oleh Bupati Sleman dengan menabuh kentongan secara Bersama-sama pada opening ceremony Pasar Lebaran Sleman (21/03/24).

Hadir pula Asisten Deputi Bidang Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro Deputi Bidang Usaha Mikro Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Workshop Kewirausahaan Bagi Generasi Muda Di Beberapa Lokasi Usulan PUPM

SLEMAN – Selasa, 20 Februari s/d Kamis, 22 Februari sebanyak 4 Kapanewon dan 2 Kalurahan usulan PUPM mengikuti Workshop Kewirausahaan Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut terbagi dalam 6 kelas, bertempat di Semeru Meetingroom dan Merbabu Meetingroom, masing-masing kelas diikuti oleh 40 peserta, ada yang sudah memulai usaha maupun belum memulai usaha.

Adapun narasumber dari kegiatan tersebut yaitu dari Satoeasa Indonesia dan Ibizma UII, materi yang di sampaikan oleh para narasumber tentang AMT (Achievement Motivation Training) merupakan program pelatihan yang bertujuan untuk pengembangan diri, terutama dalam meningkatkan motivasi bagi pesertanya.

Usai Workshop tersebut seluruh peserta akan ada diberangkatkan menuju beberapa Kabupaten di Jawa Tengah untuk melaksanakan Studi Tiru ke UMKM Muda.

Harapan dari kegiatan tersebut agar menumbuhkan wirausahawan baru bagi generasi muda.

Kunjungan dari Peserta Praktik Lapangan Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia tahun 2024

SLEMAN – Selasa, 20 Februari 2024 bertempat di Ruang Paramadhana 1, Dinas Koperasi UKM Kabupaten Sleman menerima kunjungan dari Peserta Praktik Lapangan Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia tahun 2024, acara tersebut dimulai pada pukul 09.00 WIB, diikuti oleh 50 peserta dari Mahasiswa/i Universitas Koperasi Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman (Siti Istiqomah Tjatur S.,S.T, M.T), Sub-Koordinator Kelompok Substansi Pengawasan Koperasi (Siti Mustholihah, S.E, M.M.), Perwakilan Dosen Pendamping dari Universitas Koperasi Indonesia (Dr.Wawan Lulus Setaiawan) dan dosen.

Pihak Kampus Universitas Koperasi Indonesia diwakilkan oleh Bapak Dr.Wawan Lulus Setiawan selaku Dosen Pembimbing membuka penerimaan peserta praktik lapangan mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia dilanjutkan dengan paparan singkat mengenai maksud dan tujuan berkunjung ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman.

Pelaksanaan kegiatan Praktik Lapangan Mahasiswa Universitas Koperasi Indonesia akan dilaksanakan tanggal 15 Februari 2024 s/d 15 Maret 2024, merupakan mata kuliah wajib di Semester 7, tujuan praktik lapangan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam melakukan identifikasi terhadap potensi dan permasalahan koperasi sebagai dasar untuk pengembangan usaha Koperasi dalam meningkatkan partisipasi anggota, tutur Pak Wawan.

Dari jumlah 115 Mahasiswa dibagi menjadi 23 kelompok kecil di 23 Koperasi yang ada di Kabupaten Sleman, berkontribusi dengan ilmu yang diarahkan, mereka akan memperkaya pengalaman dan ilmu dilapangan, diharapkan dilapangan saling sharing apa yang diperoleh di Koperasi, mahasiswa wajib memberikan lokakarya kecil terkait program dan pelatihan yang diberikan di lapangan serta solusi untuk memberikan pemecahan masalah yang dihadapi.

Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Siti Istiqomah Tjatur S., S.T, M.T) berterima kasih karena Universitas Koperasi Indonesia sudah memberikan pilihannya untuk Koperasi ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman.

Sosialisasi Pembangunan PLUT – KUKM di Wilayah Sleman Barat

SLEMAN – Selasa, 30 Januari 2024, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman melakukan Sosialisasi Pembangunan PLUT – KUKM (Pusat Layanan Usaha Terpadi-Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Wilayah Sleman Barat.

Acara tersebut dihadiri oleh Tina Hastani, MM (Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman), Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, ST, MT (Sekretaris Dinas KUKM Sleman), Joko Mulyanto, Christiana Rini Puspitasari, SP.,M.Si (Kepala Bidang Usaha Mikro), S.P (Panewu Minggir) beserta jajaran, Ketua Forkom UMKM Kapanewon Minggir, Raden Heru Prasetya Wibawa, S.E., M.I.P (Lurah Sendangagung) besera jajaran, Ketua Forkom UMKM Kalurahan Sendangagung, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kebonagung, Seluruh Kepala Dusun di Wilayah Kelurahan Sendangagung.

Sosialisasi tersebut dibuka dengan doa dilanjut dengan sambutan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah Kabupaten Sleman, Tina Hastani menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman perlu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal ini khususnya pada UMKM di wilayah Sleman Barat.

Pembangunan PLUT – KUKM di Wilayah Sleman Barat ini dibiayai dengan dana alokasi khusus Kemenkop dalam tema “DAK Penguatan Destinasi Wisata” tutur Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman, Pembangunan PLUT dan revitalisasi PLUT memiliki banyak fungsi, salahsatunya sebagai center of problem solving.

Panewu Minggir mengucapkan Terima Kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman atas dibangunnya PLUT di wilayah Sleman Barat.

Acara ditutup dengan pemaparan pembagunan PLUT oleh Konsultan Perencana dari CV. Griya Adhi Cipta

Penyerahan Sertifikat Halal Self Declare dan Sertifikat Halal Reguler bagi UMKM oleh Bupati Kabupaten Sleman

SLEMAN – Rabu, 24 Januari 2024 bertempat di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, 200 pelaku UMKM menerima sertifikat halal baik Self Declare maupun Reguler dari kegiatan Bimtek Fasilitasi Halal Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman pada tahun 2023.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 peserta pelaku UMKM dengan narasumber Edy Santoso, S.Sn (Konsultan PLUT Sleman Bidang Kelembagaan) dan Prihargo Wahyandono (Konsultan Pajak).

Penyerahan sertifikat halal dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman didampingi Plt Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman beserta jajaran.

Perbedaan mendasar dari sertifikasi halal self declare dan reguler adalah reguler dalam prosesnya membutuhkan pengujian kehalalan produk oleh LPH. Sedangkan sertifikasi halal self declare tidak melalui LPH dan kehalalan produk didasari pada pernyataan pelaku usaha kemudian diverifikasi oleh pendamping PPH.

Berdasarkan ketentuan, setelah tanggal 17 oktober 2024 bagi pelaku usaha makanan dan minuman, hasil sembelih , serta jasa penyembeihan, harus bersertifikasi halal, jika belum maka akan terkena sanksi.

Dalam panorama bisnis yang semakin kompleks dan beragam, kebutuhan akan transparansi dan kepastian berkembang pesat, khususnya dalam konteks kehalalan produk, sertifikasi halal bukan sekadar label formal, melainkan tanggung jawab etika dan strategi yang membawa dampak mendalam bagi produsen dan konsumen.

Pasalnya, sertifikasi ini berfungsi untuk menyatakan kehalalan suatu produk yang sesuai dengan syariat agama Islam. Sebagai Negara yang didominasi oleh masyarakat muslim, tak heran lagi jika Indonesia memiliki pengaturan mengenai jaminan kehalalan dari produk yang beredar dipasaran.

Disamping penyerahan sertifikat halal, disampaikan juga materi tentang pentingya memiliki sertifikat halal bagi pelaku UMKM oleh PLUT Sleman, disampaikan juga materi pemadanan NIK & NPWP oleh Kantor Konsultan Pajak Wahyandono.

Sosialisasi dan Koordinasi Rencana Kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) Di Wilayah Kapanewon Sleman

SLEMAN – Jumat, 19 Januari 2024, Dinas Koperasi dan UKM Sleman mengadakan sosialisasi dan koordinasi rencana kegiatan dari Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) dengan tema workshop kewirausahaan bagi generasi muda yang sukses di wilayah Kapanewon Sleman, dilaksanakan di ruang rapat Kapanewon Sleman, di hadiri oleh Panewo Anom Kapanewon Sleman, Lurah di wilayah Kapanewon Sleman, Pengurus Forkom UMKM di wilayah Kapanewon Sleman, dan Staff Dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Sri wahyuni Budiningsih, SE, M.Si staff dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman didampingi oleh Budhi Sudar Iryanto, S. IP. (Panewu Anom Kapanewon Sleman), dalam sambutannya Panewu Anom Kapanewon Sleman menyampaikan bahwa dalam mengatur skala prioritas kegiatan yang dilakukan dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman sebagai penjembatan Generasi Muda untuk mengembangkan kewirausahaan, serta perlunya inisiasi dan inovasi dalam berwirausaha.

Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Cangkringan merupakan Pagu Usulan Partisipatif Masyarakat (PUPM) yang diusulkan melalui musrebangkap pada tahun 2023, adapun sosialisasi program dan fasilitas oleh Dinas Koperasi UKM Sleman antara lain yaitu program kegiatan PUPM/POKIR/DAK, fasilitasi NIB/halal/HAKI, pameran, dana pengutaan modal dan lain-lain.

Paparan rencana kegiatan Workshop Kewirausahaan bagi Generasi Muda di Wilayah Kapanewon Sleman yang di sampaikan oleh Sri wahyuni Budiningsih, SE, M.Si meliputi bentuk workshop (inclass 1 hari dan study banding ke Jawa Tengah 2 hari 1 malam), kuota peserta, syarat calon peserta, dan mekanisme pendaftaran yang melalui portal dataumkm.slemankab.goid,  proses verifikasi calon peserta, tempat dan pelaksanaan kegiatan, pada sesi terakhir sebelum penutup diadakan sesi tanya jawab dengan peserta sosialisasi terkait dengan rencana pelaksanaan workshop.

Pilih Bidang Sesuai dengan yang Dikehendaki
WeCreativez WhatsApp Support
admin
Sekretariat
Tidak Tersedia
WeCreativez WhatsApp Support
Admin PLUT Sleman
PLUT Sleman
Tidak Tersedia